JURNAL SUMA. COM. SUMEDANG – Diduga lapuk akibat termakan usia, pohon beringin berukuran besar di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Lingkungan Cipadung RW 06, Kelurahan Kota Kaler, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang Jawa Barat tumbang pada Senin (13/6/2022) malam. Akibatnya, puluhan makam mengalami rusak berat setelah tertimpa batang pohon dengan diameter lebih dari satu meter.

Pantauan di lokasi Selasa (14/6/2022), petugas gabungan dari unsur TNI, Polri, BPBD, Tagana dibantu warga langsung melakukan evakuasi dengan cara memotong-motong batang pohon menjadi bagian kecil.

Ketua RW 06, Cece Suryatman mengatakan, kejadian pohon tumbang terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Saat kejadian cuaca di kawasan tersebut sedang tidak hujan. Namun diduga pohon tersebut tumbang akibat faktor usia yang sudah tua dan lapuk.

“Kejadiannya sekitar jam setengah 9 malam, tidak ada hujan tidak ada angin tiba-tiba pohon tumbang. Kalau usia tepatnya saya tidak tahu, tapi sebelum saya lahir juga ini pohon sudah ada, jadi usianya pasti sudah sangat tua,” kata Cece.

Cece menuturkan, tak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Sebab saat insiden pohon tumbang tak ada warga yang berada di lokasi kejadian.
“Kami langsung berkoordinasi dengan BPBD, dan alhamdulillah langsung ditangani. Kemudian juga memberitahu kepada keluarga yang makamnya rusak, supaya untuk selanjutnya diperbaiki atau seperti apa,” ujarnya.

Sementara itu Kasie Rehabilitasi dan Rekonsteuksi BPBD Kabupaten Sumedang, Sjarif Hidayat mengatakan, pihaknya yang mendapat laporan dari warga langsung datang mengevakuasi pohon beringin yang tumbang.

“Evakuasi pohon tumbang dilakukan sejak Senin pagi, dengan menggunakan peralatan 2 buah gergaji mesin, dan belasan petugas BPBD, dengan cara memotong batang pohon jadi bagian-bagian kecil, kemudian selanjutnya ditangani oleh DLHK (Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan),” kata Sjarif Hidayat.

Sjariep menambahkan, pohon tumbang diduga karena faktor usianya yang sudah tua. Akibat tertimpa batang pohon tumbang itu, kata Sjariep, sekitar 20 makam mengalami kerusakan, beberapa diantaranya rusak parah.

“Ketinggian pohon sekitar 30 meter, hampir setinggi tower. Untuk korban jiwa tidak ada,” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here