JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Desa Citengah Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat kini memiliki command center mini. Selain bisa mengakses semua kegiatan, seperti SAKIP Desa, e-Office Desa, e-SIMPATI dan lainnya, command center Desa Citengah juga bisa memantau kondisi cuaca.

“Awalnya dari pendataan SDGs, untuk memantau kegiatan-kegiatan kami. Kemudian kami bekerjasama dengan BMKG dan BPBD juga,” kata Kepala Desa Citengah, Otong Sumarna, Kamis (9/6/2022).

Dari command center ini, kata Otong, pihaknya bisa mengetahui prakiraan cuaca. Hal tersebut, kata Otong, sangat bermanfaat, mengingat banyak destinasi wisata di Citengah.

“Setiap 10 menit akan ada updet cuaca, jadi bisa diprediksi akan hujan atau tidak,” ujarnya.

Jika cuaca diprediksi akan hujan, pihaknya langsung menginformasikan ke grup para pelaku wisata. Dengan demikian resiko bencana alam bisa diminimalisir.

“Karena tempat di sini berjauhan, kami informasikan lewat grup. Seperti woro-woro, sehingga mereka bisa menginfokan ke pengunjung agar berhati-hati,” ucapnya.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengapresiasi Pemdes Citengah yang membuat command center mini. Sebab, dengan command center ini bisa memiliki data titik rawan bencana dan memantaunya.

“Bagus sekali, berfungsi sebagai pemantau bencana. Semua desa yang rawan bencana harus mempunyai fasilitas seperti ini,” katanya.

Menurutnya semua desa dan kelurahan harus memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam.
“Harus bisa melakukan cegah dini, deteksi dini, lapor dini jika ada bencana alam, supaya bisa menghindari korban jiwa dan kerusakan yang lebih besar,” tuturnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here