JURNALSUMA.COM., SUMEDANG – Hujan deras pada Selasa (19/4/2022) petang, mengakibatkan pergerakan tanah dan tanah longsor di Dusun Babakan Kondang RW 08 Desa Bongkok, Kecamatan Paseh Kabupaten Sumedang Jawa Barat. Sebanyak 9 unit rumah warga, mengalami rusak berat dan ringan pada bagian belakang rumah.

Salah seorang warga terdampak tanah bergerak, Aris (38) menyebutkan, hujan lebat mengguyur kawasan tersebut lebih dari 3 setengah jam. Haris merasakan getaran seperti gempa bumi, tak lama setelah waktu buka puasa.

“Kejadian pertama itu habis Magrib, langsung ada pergerakan tanah. Terasa getaran seperti ada gempa, pas dilihat ke belakang ternyata tanah sudah ambles,” kata Aris saat ditemui di kediamannya, Rabu (20/4/2022).

Menurut Aris, pergerakan tanah yang terjadi, dirasakannya sampai 3 kali pada malam itu.

Sementara itu, Kepala Dusun Babakan Kondang, Ripan Firmansyah mengatakan, hasil monitoring, terdapat 9 rumah warga yang mengalsmi kerusakan. 8 diantaranya, akibat pergerakan tanah, dan 1 rumah rusak diterjang longsor.

Namun hasil pemantauan di lapangan sejak Selasa malam hingga Rabu (20/4) siang, pergerakan tanah sudah tidak dirasakan lagi.

“Ada 8 rumah yang rusak karena tanah bergerak, dan dihuni 10 kepala keluarga,” ucapnya.

Menurutnya, peristiwa pergerakan tanah kerap terjadi di wilayah tersebut jika turun hujan deras. Pihaknya mengimbau warga, agar lebih waspada saat turun hujan deras, karena potensi tanah bergerak masih ada.

“Di sini memang langganan. Makannya riskan kalau sedang tidur kemudian terjadi lagi pergerakan tanah,” tutur kadus.

Meski terancam, para penghuni rumah masih memilih bertahan dengan alasan masih aman.

“Untuk sementara masih bertahan, tidak mengungsi dulu. Namun kami tetap melakukan pemantauan, antisipasi jatuh korban jiwa,” tukasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here