JURNALSUMA.COM., SUMEDANG – Ratusan korban arisan bodong datangi Mapolsek Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu (28/2/2021). Ratusan korban menuntut ganti rugi yang mencapai Rp. 20 Miliar dari terduga pelaku yang diamankan di Polsek Jatinangor.

Terduga pelaku berinisial MAW diamankan di Polsek Jatinangor guna menghindari amukan masa, dan para korban yang geram dengan investasi arisan yang dikelola terduga dan belakangan diketahui bodong.

Salah seorang korban arisan bodong, Tia Monica mengatakan, dirinya mengaku kenal lama dengan terduga pelaku, hingga percaya untuk berinvestasi dilelangan arisan yang dikelola terduga pelaku.

“Dia itu modusnya iklan di media sosial (Medsos) menawarkan arisan lelangan, jadi kita membeli arisan bukan membayar iuran,” kata Tia.

Tia mengaku, dalam kurun waktu 2 bulan terhitung mulai bulan Januari 2022, ia mengalami kerugian hingga mencapai Rp. 200 juta. Dirinya berharap terduga pelaku bertanggung jawab atas perbuatannya tersebut.

“Harapannya ingin yang uang saya kembali, tapi kalau uang engga bisa kembali saya mau apa kan mungkin bisa kejalur hukum,” ucapya.

Sementara itu Kapolsek Jatinangor, Kompol Aan Supriatna mengatakan, terduga pelaku dalam pengamanan pihak kepolisian, setelah sejumlah korban mendatangi rumah terduga pelaku usai mengetahui investasi yang dijanjikan terduga pelaku ternyata bodong.

“Para korban mendatangi rumah terduga pelaku untuk meminta jaminan,” kata Aan.

Dari mediasi yang dilakukan antara perwakilan korban dan keluarga terduga pelaku, kata Aan, pihak terduga tidak menyanggupi untuk mengganti rugi uang para korban. Sehingga korban mengambil jalur hukum dengan melaporkannya ke pihak kepolisian.

“Selanjutnya kuasa hukum korban akan melaporkan ke Mapolda Jabar, kita akan dampingi dan kita dorong untuk membuat laporan ke Polda,” ujar Aan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here