JURNALSUMA.COM., SUMEDANG – Puluhan warga Sumedang yang kedapatan tidak menerapkan protokol kesehatan terjaring razia yang digelar Satgas Penegakan Hukum dan Disiplin (Gakumlin), di seputar Alun-alun Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Kasi Kerjasama Tibum Tranmas Satpol PP Kabupaten Sumedang, Dedi Supriadi mengatakan, razia tersebut dilakukan dalam upaya memperketat mobilitas warga. Ditengah meningkatnya kasus positif Covid-19, serta Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di wilayah Sumedang.

“Warga yang kedapatan tidak memakai masker dan tidak menggunakan masker dengan benar kita razia dan beri edukasi,” kata Dedi.

Dari 20 pelanggar protokol kesehatan yang terjaring, kata Dedi, 7 diantaranya sama sekali tidak membawa masker. Sehingga dikenakan sanksi administratif berupa denda maksimal Rp. 100.000 sesuai Perbup No.5 Tahun 2021.

“Yang lainnya hanya kita beri teguran dan beri himbauan, agar tetap menggunakan masker dengan baik dan benar serta tetap menjaga protokol kesehatan,” ucapnya.

Sementara itu dari data Satpol PP Kabupaten Sumedang, total ada 273 pelanggar yang terjaring razia protokol kesehatan sejak 9 Februari lalu, dengan total jumlah administrasi sebesar Rp. 1.460.000.

“Sehingga masyarakat akan sadar sambung menyambung menginformasikan kepada masyarakat banyak, agar saat keluar rumah dan beraktivitas wajib memakai masker,” ujarnya.

Seperti diketahui, Kabupaten Sumedang sendiri masuk dalam aglomerasi Bandung Raya yang menerapkan PPKM level 3.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here