JURNALSUMA.COM.,SUMEDANG – Pasca ditetapkannya Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng Rp.14.000 perkilogram oleh pemerintah, penjualan minyak goreng di Pasar Sumedang kota, mengalami penurunan hingga 50 persen.

Salah seorang pedagang minyak goreng di Pasar Sumedang, Iyen, mengaku belum menurunkan harga. Lantaran sebelumnya, harga pembelian minyak goreng berkisar di Rp.19.000 perkilogram.

“Kita dulu belinya lagi mahal, kalau dijual murah kan bisa rugi,” kata Iyen, Kamis (20/1/2022).

Sejak ada kebijakan dari pemerintah, lanjut Iyen, penjualan minyak goreng mengalami penurunan yang signifikan hingga 50 persen. Sementara minyak goreng curah stoknya masih menumpuk, dengan harga masih berkisar Rp.20.000 perkilogram.

“Sekarang kita jadi sepi, ya hampir setengahnya,” ucap Iyen.

Seperti diketahui, banyak masyarakat yang membeli minyak goreng kemasan seharga Rp.14.000 perkilogram sejak Rabu (19/1/2022) kemarin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here