JURNALSUMA.COM.,SUMEDANG – Tebing setinggi 10 meter di Dusun Cipeureu Desa Buana Mekar, Kecamatan Cubugel Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, longsor pada Kamis (13/1/2022) malam.

Material longsor berupa tanah dan pohon, menutup total akses Cibugel Kabupaten Sumedang menuju Selaawi Kabupaten Garut. Bahkan longsor yang terjadi saat hujan deras pada Kamis malam, merusak badan jembatan, gapura selamat datang serta PJU.

Pantauan di lokasi longsor pada Jumat (24/1/2022) pagi hingga siang, petugas masih menunggu alat berat untuk mengavakuasi longsoran tebing setinggi 10 meter dengan panjang 30 meter.

Camat Cubugel, Nuryadin saat meninjau langsung lokasi longsor mengatakan, petugas gabungan dari unsur TNI, Polri dan BPBD langsung memasang garis polisi untuk mencegah masyarakat yang akan mendekati lokasi longsor.

“Hari ini juga, kami masih menuggu alat berat untuk minimal akses jalan ini bisa dilalui kendaraan roda dua,” katanya.

Dikarenakan longsor membuat akses Cubugel Kabupaten Sumedang dengan Selaawi Kabupaten Garut lumpuh, sementara akses kendaraan dialihkan melalui jalan alternatif.

“Sementara ini kami alihkan kejalan alternatif melalui jalan Desa Jayamandiri yang jaraknya memutar lebih jauh,” ucap Nuryadin.

Salah seorang warga, Warman mengatakan, di lokasi tersebut longsor memang kerap terjadi. Namun kali ini, termasuk yang paling parah hingga menyebabkan lalulintas dari kedua arah lumpuh.

“Harapannya secepatnya dibersihkan supaya laju ekonomi juga tidak tersendat,” ujarnya.

WeBeruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun begitu, petugas mengimbau agar warga tidak mendekati lokasi, mengingat kondisi tebing dan juga faktor cuaca yang berpotensi terjadi longsor susulan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here