JURNALSUMA.COM., SUMEDANG – Satuan Reserse Narkoba Polres Sumedang, Jawa Barat, mengamankan 7 tersangka penyalahgunaan narkoba jenis sabu dan ganja. Modusnya, dengan cara ditempel.

Ketujuh tersangka yang ditangkap, merupakan kurir. Enam diantaranya, merupakan warga Bandung. Satu tersangka lainnya, warga Sumedang.

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto dalam konferensi pers Rabu (12/1/2022) mengatakan, tujuh tersangka merupakan kurir yang berhasil diamankan di tiga lokasi penangkapan.

“Jadi pada tanggal 3, 6 dan 8 Januari, Polres Sumedang mengamankan 7 tersangka penyalahguna sabu-sabu dan ganja,” kata Eko.

Tujuh tersangka itu diantaranya, MF (28), FK (26), JJ (29), IG (24), ADK (34), CK (21) dan TK (24). Semuanya diamankan beserta barang bukti 290,5 gram ganja dan 25,9 gram sabu-sabu. Kemudian dua buah alat timbang digital, alat pres plastik, dua buah alat hisap beserta sejumlah handphone.

“Dari ketujuh tersangka yang warga Sumedang itu satu orang dan sisanya warga dari Bandung,” ucap Eko.

Tersangka kasus sabu-sabu, dijerat dengan pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (1) dan atau pasal 127 ayat (1) Undang-undang RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, dengan denda paling sedikit Rp.1 miliar dan paling banyak Rp.10 miliar.

Sementara untuk kasus ganja, dijerat dengan pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 111 ayat (1) dan atau pasal 127 ayat (1) Undang-undang RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan denda paling sedikit Rp.800 juta dan paling banyak Rp.8 miliar.

“Kemungkinan pasal yang diterapkan adalah pasal pengedar, karena dari penggeledahan ditemukan juga plastik kosong dan timbangan yang mengindikasikan akan mencari keuntungan dari penjualan narkotika tersebut,” ujar Eko.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here