JURNALSUMA.COM., SUMEDANG – Truk tronton bermuatan batu, terguling di Jalan Raya Bandung-Cirebon, kawasan Cijelag, Desa Tomo, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (11/01/2022).

Diduga, sopir tronton bernomor polisi B 9184 TDE, ngantuk sehingga truk oleng sebelum kecelakaan. Bahkan sebelum terguling, truk sempat menyerempet sebuah mobil Angkot Nomor Polisi Z 1945 AY dan menabrak tiang kabel telepon.

Menurut pengemudi angkot, Momo (50), kejadian berawal dirinya dari arah Sumedang menuju Kadipaten. Truk tronton terlihat oleng dan akhirnya masuk ke pinggir jalan hingga terguling.

“Saya dari arah barat menuju Kadipaten menarik penumpang tiga orang. Tiba-tiba di sini itu oleng truknya, dan langsung nyungseb, muatannya (batu) kena mobil saya,” kata Momo.

Meski tidak ada korban jiwa, tiga penumpang angkot mengalami shok. Bahkan, kendaran angkot milik Momo, mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan.

“Yang rusak mobil di bagian lampu depan, ladiator dan samping sebelah kiri penyok. Kalau untuk kerugian dari kerusakan mobil ini diperkirakan Rp.10 juta, itu pun sudah ditaksir sama bengkel yang melihat kesini,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Tomo, Kompol Saleh Havianto mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Dari kejadian ini, tidak mengakibatkan korban.

“Kecelakaan ini terjadi pada pukul 07.00 WIB, tidak ada korban jiwa hanya material dari truk (batu) tersebut mengenai angkot dan tiang listrik serta tiang telepon,” kata Kompol Saleh di lokasi kejadian.

Dikatakan, kecelakaan diduga akibat pengendara sopir truk tronton mengantuk. Akibat kecelakaan ini juga, arus lalu lintas dari arah Sumedang menuju Cirebon maupun arah sebaliknya, mengalami kemacetan panjang.

“Berdasarkan keterangan saksi dan sopir, diduga sopirnya mengantuk. Akibat kejadian ini kemacetan diperkirakan sekitar 3 kilometer dari kedua arah,” katanya.

Petugas kepolisian masih melakukan evakuasi dengan menurunkan satu unit alat berat eksvakator untuk mengevakusi truk tronton tersebut.

“Evakuasi ini mudah-mudahan bisa secepatnya dan lancar karena menggunakan alat berat (beko). Kita juga sangat khawatir terhadap masyarakat kasian dari tadi cukup macet antrean panjang. Bahkan ada dua titik yang mengakibatkan kemacetan termasuk di Cireki itu jalanya Ambles skitrar satu meter Lebih,” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here