JURNALSUMA.COM.,SUMEDANG – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mengalami kenaikan. Dalam tiga bulan terakhir, tercatat 1.089 kasus dengan angka kematian sebanyak 13 orang.

Untuk saat ini, puluhan pasien DBD masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang. Baik dirawat di ruang IGD, rawat inap, maupun rawat jalan. Bahkan terdapat pasien DBD anak, tengah menjalani perawatan di ruang observasi.

Kabid Pencegahan dan Penangendalian Penyakit pada Dinas KesehatanKabupaten Sumedang, dr. Renny Kurniawati Anton mengatakan, dalam dua tahun terakhir, DBD di Kabupaten Sumedang mengalami peningkatan signifikan.

“Memang satu peningkatan di Tahun 2021, karena di Tahun 2020 dari 707 kasus itu hanya 7 yang meninggal,” kata Renny, Selasa (4/1/2022).

Pihaknya tengah melakukan pencarian penyebab tajamnya peningkatan kasus DBD di Kabupaten Sumedang dalam dua tahun terakhir. Dimana untuk Tahun 2021, keseluruhan angka kasus DBD mencapai 1.371 kasus.

“Kami masih mencari, apakah memang ini menjadi siklus 5 tahunan dari DBD,” ucap Renny.

Renny menyampaikan, kasus DBD diprediksi akan mengalami peningkatan saat musim hujan. Pihaknya mengimbau masyarakat, untuk menerapkan gaya hidup bersih dan rutin, dengan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

“Bahkan di bulan Oktober kemarin, kita dengan bupati sudah melakukan instruksi ke SKPD, kecamatan sampai ke desa, agar masyarakat melakukan PSN rutin dan program PSN serentak dalam satu hari se-kabupaten,” ujar Renny.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here