JURNALSUMA.COM.,MAJALENGKA – Guna mencegah terjadinya kerumunan, pengelola objek wisata di Kabupaten Majalengka Jawa Barat, memberlakukan penyekatan dan pembatasan jumlah pengunjung. Seperti yang dilakukan pengelola objek wisata Jembar Waterpark.

Selain membatasi jumlah pengunjung, pihak pengelola menyediakan vaksin Covid-19, bagi pengunjung yang belum menjalani vaksinasi.

Petugas pengelola objek wisata dibantu aparat kepolisian berlakukan sistem barcode vaksinasi, dan pengecekan melalui aplikasi peduli lindungi, untuk mengetahui pengunjung yang belum divaksin.

Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi mengatakan, sejumlah pengunjung yang tidak dapat menunjukan bukti vaksinasi, tidak diijinkan memasuki objek wisata, dan terpaksa diputar balikan ke tempat asalnya.

“Kebanyakan pengunjung tidak membawa bukti vaksinasi. Selain itu, banyak juga yang tidak membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP), sehingga terpaksa kami diputar balikan,” kata Edwin saat meninjau sejumlah objek wisata di Majalengka, Minggu (27/12/2021).

Menurut Kapolres, petugas dan pengelola memberikan pilihan kepada pengunjung yang diketahui belum melaksanakan vaksin yaitu, diputar balikan atau melaksanakan vaksinasi yang disediakan pengelola objek wisata, dengan vaksinator dari Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka.

“Kita pastikan protokol kesehatan tetap dijalankan, dan kami gratiskan untuk masuk ke objek wisata bagi pengunjung yang bersedia divaksin untuk dosis pertama,” ucap Edwin.

Sementara itu salah seorang pengunjung, Imas mengatakan, dengan adanya kegiatan penyekatan dan pembatasan jumlah pengunjung, dirinya mengaku senang dan merasa aman saat berada di objek wisata.

“Jadi kita merasa tenang dan tahu bahwa mereka yang masuk berarti warga yang sudah divaksin,” kata Imas.

Namun, kata Imas, dirinya tidak bisa masuk ke objek wisata, karena keluarga yang dibawanya tidak membawa surat vaksin. Ia terpaksa harus balik lagi.

“Ia saya boleh masuk karena sudah divaksin dosis pertama dan kedua. Namun, keluarga saya tidak bisa, terpaksa saya ikut keluarga tidak masuk ke objek wisata,” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here