JURNALSUMA.COM.,MAJALENGKA – Setiap penjual, memiliki cara tersendiri untuk menarik minat pembeli. Seperti yang dilakukan Agung yang kini lebih dikenal dengan sapaan Kang Oye.

Penjual kue Serabi di Majalengka Jawa Barat ini, berpakaian layaknya pegawai kantoran, saat melayani pembeli. Dengan celana berbahan katun dan atasan kemeja lengkap dengan sepatu serta dasi. 

Pemuda berusia 27 tahun ini, setiap hari menjajakan kue Serabi di pinggir jalan raya depan Bank BRI Unit Jatipamor, Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka. Nama kue Serabi yang didagangkannya pun unik. Yakni Serabi balap.

Usahanya mulai ditekuni sejak satu tahun lalu. Kang Oye, memulai usaha Serabi dengan konsep berpakaian rapi, sengaja dilakukan untuk menarik minat pembeli.

“Ini sengaja agar kelihatan unik dan bisa menjadi inspirasi juga buat yang lain,” kata Oye.

Selain menampilkan konsep yang unik, tekstur yang lembut dan cita rasa serabi yang disajikan Kang Oye, memiliki tingkat kematangan yang pas. Sehingga banyak menarik minat pembeli.

“Ya sekarang bisa habis sampai 8 kilo terigu. Omzetnya sampai Rp.500.000 perhari,” ucap Oye.

Salah seorang pembeli, Abu Jaffar Sidiq menyebutkan, selain penampil penjual yang unik, Serabi Balap Kang Oye, memiliki cita rasa berbeda dari yang lain.

“Ya dengan penampilan seperti ini, harus bisa dipertahankan biar ada keunikannya,” ujar Jaffar.

Disamping itu, harga yang relatif murah dengan lokasi yang terjangkau dari pusat keramaian, membuat Serabi Balap Kang Oye, menjadi pilihan bagi pecinta makanan khas tradisional, sekaligus tempat nongkrong yang strategis.

“Di sini ada tiga varian. Yaitu oncom, polos dan telor, dengan harga standar Rp.2.000,” tuturnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here