JURNALSUMA.COM.,SUMEDANG – Diduga akibat air kiriman saluran Drainase proyek jalan Tol Cisumdawu. Empat hektar sawah, satu sekolah dan dua rumah di Desa Cileles, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang Jawa Barat terendam banjir, Jumat (24/12/20201) malam.

Mengetahui kejadian itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang, Anggota DPRD Sumedang, Satker tol Cisumdawu, Camat Jatinangor, BPBD Sumedang beserta perangkat Desa Cileles meninjau langsung lokasi saluran drainase di proyek tol Cisumdawu.

Ketua RW 07 Desa Cileles Herman mengatakan, saluran drainase dari proyek tol Cisumdawu yang tidak mampu menampung derasnya air, menyebabkan tanggul jebol dan mengakibatkan banjir yang terjadi saat turun hujan.

“Adapun dampaknya area pesawahan, sarana umum, masjid, sekolah dan yang lainnya juga terendam,” kata Herman, Sabtu (25/12/2021).

Sementara itu Sekda Kabupaten Sumedang, Herman Suryatman saat melakukan pengecekan langsung kelokasi menyampaikan, dari hasil pengecekan, ada 3 saluran drainase dari tol Cisumdawu yang menuju ke kesatu saluran yang lebih kecil yang disinyalir jadi penyebab banjir.

“Airnya begitu besar sementara saluran yang ada kecil. Dari sana saja kita bisa simpulkan membutuhkan treatment dari satker memperbaiki saluran,” ucap Herman.

Dikesempatan yang sama Anggota DPRD Sumedang Herman Habbibullah, pihaknya akan mengupayakan koordinasi dengan semua pihak, untuk segera mencari solusi terkait penanganan banjir.

“Sesuai dengan janji pemerintah daerah yang di sampaikan, akan membek up dan membantu sesuai dengan fungsinya pemerintah,” ujar Herman.

Sementara itu Kepala Desa Cileles, Duduy Abdul Kholik berharap, segera ada tindakan yang dilakukan pemerintah dan pihak satker, untuk secepatnya melakukan perbaikan saluran drainase serta kompensasi kepada warga yang terdampak banjir.

“Selain normalisasi, jangka pendek kami juga mengharapkan adanya pembangunan embung untuk meminimalisir air yang debitnya besar,” ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here