JURNALSUMA.COM.,MAJALENGKA – Satgas pangan Kabupaten Majalengka melakukan sidak ke sejumlah Pasar di Kabupaten Majalengka Jawa Barat, Selasa (21/12/2021). Seperti di Pasar Tradisional Kadipaten, Meski tinggal beberapa hari menjelang Natal, namun aktivitas jual beli di pasar masih terlihat sepi.

Salah seorang pedagang ayam di pasar Kadipaten, Titin mengatakan, meski tinggal beberapa hari lagi perayaan Natal, namun pembeli masih sepi. Bahkan kondisi tersebut dialaminya sejak ada program Penerima Keluarga Harapan (PKH).

“Ya sejak ada PKH aja, omzet anjlok turun hingga 30 persen,” kata Titin.

Dikatakannya, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pembeli berkurang dan omzet yang didapat juga mengalami penurunan terlebih dengan harga yang kadang-kadang naik dengan cepat.

“Kalau omzet penjualan memang dapat, tapi keuntungan berkurang kan harganya naik,” ucap Titin.

Sementara itu Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Majalengka, Aeron Randi mengatakan, bansos berupa bahan pokok yang diterima warga memang dikeluhkan oleh pedagang.

“Berdasarkan masukan tadi tentunya kita akan meneruskan kepada OPJ terkait,” kata Aeron.

kita akan sampaikan supaya nanti ada pertimbangan menurunkan bansos berupa nominal uang,” kata Aeron.

Dengan berkurangnya jumlah pembeli, kata Aeron, pihaknya akan berusaha menyampaikan hal ini kepada dinas terkait.
“Kita akan sampaikan supaya nanti ada pertimbangan menurunkan bansos berupa nominal uang,” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here