Baru Seumur Jagung, Bisnis Kerajinan Karya Nunung Rambah Pasar Luar Kota

0

JURNALSUMA.COM.,SUMEDANG – Handycraft atau kerajinan tangan, adalah menciptakan suatu produk atau barang yang dilakukan tangan dan memiliki fungsi pakai atau keindahan sehingga memiliki nilai jual. Kerajinan tangan berpotensi untuk memiliki nilai yang tinggi.

Sementara istilah work from home (bekerja dari rumah) atau WFH, saat ini sedang populer seiring dengan persebaran Covid-19 yang juga menimpa belahan dunia termasuk Indonesia.

Pada dasarnya pekerjaan handycraft bisa dilakukan di rumah. Sehingga ketika ada kampanye WFH, sudah ada gambaran untuk melakukan usaha rumahan tersebut.

Seperti halnya yang dilakukan, Nunung (39) warga Ketib Kelurahan Kota Kaler Kecamatan Sumedang Utara. Mantan pegawai swasta yang satu ini, bisa dikatakan baru ‘kemarin sore’ terjun ke bisnis kerajinan tangan. Namun siapa sangka, bisnis yang baru seumur jagung ini bisa mendatangkan cuan yang cukup lumayan.

Saat ditemui di galerinya, Nunung bercerita, membangun bisnis kerajinan tangan dengan nama azqiara_craft sekitar pertengahan 2019. Ia mengaku, awal mula terjun ke dunia bisnis karena punya hobi crafting, termasuk kerajinan hamper dan souvenir.

“Awalnya saya bergelut di bisnis ini dengan menawarkan hamper juga souvenir yang ia buat ke jejaring teman-temannya secara online,” kata Nunung, Selasa (7/12/2021).

Namun begitu, upaya Nunung membangun bisnis bukan tanpa tantangan. Sebenarnya, di masa awal ia belum bisa fokus terjun bisnis, lantaran Nunung harus membagi pikiran dan tenaganya untuk anak keduanya yang masih memerlukan perhatian khusus.

“Baru benar-benar fokus itu di tahun 2020 atau sejak anak kedua usia 1 tahun,” ujarnya.

Perlahan tapi pasti, Nunung pun mengembangkan produk yang ia jual. Tidak hanya hamper, namun ia juga membuat bouquet ultah, anniversary dan wisuda. Lalu, ia juga melayani hias frame photo, hamper untuk seserahan, snack tower, dekor mahar pernikahan, box gift, balloon bouquet dan masih banyak lagi yang lainnya, sesuai permintaan konsumen.

Nunung menuturkan, awal mula membangun usaha hanya bisa menjual sekitar 4 item per bulannya, itu sudah bagus. Namun, seiring waktu, dengan pengembangan produk saat ini, ia bisa menjual hingga 22 buah dari berbagai item yang dipesan konsumen.

“Harga per item mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 150 ribu, tergantung besar kecilnya barang yang dipesan. Kalau untuk penghasilan bruto sih dapat Rp 1 juta lebih mah ada, lumayan buat bantu-bantu tambahan penghasilan suami,” ujarnya.

Produk Nunung sendiri bisa dipesan melalui Instagram @azqiara_craft31. Menurutnya, kendati masih baru, produk sudah sampai keluar kota Sumedang seperti Kota Bekasi dan Bogor.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here