JURNALSUMA.COM.,MAJALENGKA – Objek Wisata Terasering Panyaweuyan, manjakan wisatawan dengan hamparan hujau pemandangan. Suasana alam asri dan udara segar khas pedesaan, menjadi dambaan wisatawan yang datang.

Terasering Panyaweuyan ini, berada diantara tiga desa. Yakni Desa Sukasari Kaler, Sukasari Kidul dan Desa Tejamulya, di Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Salah seorang pengunjung, Rahmat Hidayat mengatakan, dirinya yang datang bersama keluarga, mengaku senang saat berada di objek wisata ini, karena dapat melihat hamparan hujaunya dedaunanan. Serta kawasan Kota Majalengka dari ketinggian sejauh mata memandang, dengan tiket masuk yang terjangkau. Yakni, hanya Rp.5.000 saja.

“Dari satu kecamatan itu, hampir semuanya kelihatan dari ketinggian ini, enak dipandang, sejuk, udaranya segar,” kata Rahmat.

Pengunjung lainnya, Santi dan Diki mengungkapkan, meski menuju lokasi Terasering harus melawati jalan yang cukup terjal dan bergelombang, namun pemadangan indah sepanjang perjalanan akan menjadi obat. Rasa lelahpun, tergantikan oleh kepuasan saat sampai di lokasi Panyaweuyan.

“Harapan kedepannya bisa lebih baik, bisa ditingkatkan lagi, karena Wisata Panyaweuyan ini sudah dikenal sampai ke luar kota,” ucap Santi.

Sementara itu, pengelola objek Wisata Terasering Panyaweuyan, Mulyadi menjelaskan, sejauh ini pengunjung yang datang mengalami penurunan cukup drasti, akibat pandemi. Ditambah akan diberlakukannya ganjil genap untuk akses objek wisata pada Nataru mendatang.

“Kalau hari biasa, hanya ada beberapa orang. Ramainya itu Minggu, alhamdulillah ada peningkatan, tapi tidak seperti yang dulu,” ujar Mulyadi.

Untuk dapat menikmati keindahan Terasering Panyaweuyan, pengunjung disarankan datang di akhir tahun, saat petani bawang mulai memasuki musim tanam. Sehingga saat proses pertumbuhan daun bawang dua pekan sama setelah tanam, akan terlihat hamparan hijau dari ketinggian Panyaweuyan.

“Pas lagi bagus-bagusnya itu bawang sekitar 40 hari sampai 50 hari. Itu lagi hijau merata, tebal di akhir tahun menjelang atal dan tahun baru,” ungkap Mulyadi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here