JURNALSUMA.COM.,SUMEDANG – Tebing setinggi 20 meter, longsor hingga menimbun area pesawahan, di lingkungan Anjungtirta Kelurahan Pasanggrahan Baru Kecamatan Sumedang Selatan Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (3/12/2021) pagi.

Selain itu, tujuh rumah warga, terancam longsor susulan. Longsor kali ini, terjadi akibat hujan berdurasi lama sejak Kamis (2/12/2021) sore.

Salah seorang warga terdampak, Dedeh Sofiah mengatakan, dirinya mengaku tidak menyadari tebing di sisi rumahnya longsor. Diperkirakan, terjadi sekitar pukul 03.00 dini hari dan baru mengetahuinya dari anaknya saat pagi hari.

“Iya ibu engga tahu jadi tahunya tadi aja pagi-pagi pas ibu bangun tidur,” Kata Dedeh.

Usai melihat kondisi longsor, dirinya sempat mengalami shok. Khawatir terjadi longsor susulan, Dedeh yang tinggal berdua dengan cucunya, memutuskan pindah ketempat lebih aman.

“Ibu kan di sini cuma berdua sama cucu, jadi cari rumah yang aman untuk ditempati dulu,” ucap Dedeh.

Sementara itu, keterangan Pusdalops BPBD Kabupaten Sumedang, Ahmad Anwar, hasil assesment pihaknya mengimbau penghuni tujuh rumah yang berbatasan langsung dengan longsor, untuk segera direlokasi.

“Kita imbau warga untuk mengungsi dulu, karena dengan kondisi cuaca saat ini, dikhawatirkan terjadi longsor susulan,” ujar Ahmad.

Pihak BPBD sendiri menyebutkan kawasan tersebut termasuk zona merah rawan longsor sejak peristiwa longsor besar di wilayah Ciherang Cadas Pangeran pada 2017 lalu. Sementara di hari yang sama pihaknya menerima 5 laporan peristiwa longsor di titik berbeda yang umumnya terjadi pada tembok penahan tebing.

“Akibat intesitas hujan yang tinggi sejak sore kemarin dan dalam kurun waktu semalam ada 5 titik kejadian longsor di wilayah Sumedang,” kata Ahmad.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here