Gandeng Mahasiswa dan Organisasi Kepemudaan, Bawaslu Sumedang Gelar Webinar Bertema “Mang Yana Untuk 2024”

0

JURNALSUMA.COM,.SUMEDANG – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sumedang melaksanakan webinar pengawasan pemilu partisipatif dengan tema  “Mang Yana Untuk 2024”(Mahasiswa Sumedang Yang  Ambil Peran Untuk Pengawasan Pemilu Dan Pemilihan 2024).

Kegiatan diikuti oleh mahasiswa dan organisasi kepemudaan yang ada di Sumedang, dan turut dihadiri langsung Rektor Universitas Sebelas April Sumedang serta KNPI Kabupaten Sumedang secara daring dan luring di Kantor Bawaslu Kabupaten Sumedang, Kamis (25/11/2021).

Ketua Bawaslu Kabupaten Sumedang, Dr. Dadang Priyatna saat membuka kegiatan webinar mengatakan, peran aktif dari masyarakat terkait Pengawasan pemilu partisipatif, tentunya harus terus berjalan dalam proses perjalanan demokrasi di Indonesia.

Bawaslu Kabupaten Sumedang dalam hal ini, lembaga pengawasan pemilu terus berupaya meningkatkan partisipatif masyarakat untuk ikut serta dalam pengawasan pemilu, dengan mengadakan kegiatan sosialisasi termasuk pengkaderan pengawas pemilu partisipatif melalui Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP).

“Inti dari pelaksanaan kegiatan Webinar bersama para mahasiswa ini yakni, memberikan pemahaman kepada Mahasiswa tentang tugas dan fungsi Bawaslu dalam pengawasan Pemilu, meningkatkan partisipasi Mahasiswa dalam pencegahan dan pengawasan Pemilu, menampung saran/masukan konstruktif Mahasiswa terkait pengawasan Pemilu,” kata Dadang.

Kegiatan webinar Bawaslu Kabupaten Sumedang ini juga dihadiri secara daring oleh Pimpinan Bawaslu Provinsi Jawa Barat Sutarno, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa mahasiswa merupakan kelompok intelektual yang mempunyai modal yang kuat baik modal sosial, modal politik dalam hal akses Politik dan kesadaran kritis dan moral budaya.

“Karakter dan modal yang besar itu sangat memungkinkan bagi mahasiswa untuk bergerak, tidak hanha menjadi follower dan Event Organizer Politik tetapi lebih tetapi jauh bisa melakukan letupan/ trigger mendorong iklim politik demokrasi pada pemilu 2024,” ucap Sutarno.

Dalam kesempatan tersebut dilakukan juga penandatanganan MOU Bawaslu Kabupaten Sumedang dengan Universitas Sebelas April Sumedang terkait dengan awal bidang Pendidikan dan pengabdian masyarakat dalam Pengawasan pelaksanaan Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah melalui bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Penandatanganan dilakukan langsung Ketua Bawaslu Kabupaten Sumedang Dr.Dadang Priyatna, M.Si dan Rektor Universitas Sebelas April (UNSAP) Dr. Arifin, SH., M.Pd., MM.

“Alhamdulillah kami telah menandatangan MOU kami dengan Bawaslu Kabupaten Sumedang, inti didalamnya adalah implementasi dari tri dharma perguruan tinggi khususnya ada dharma yang ketiga yaitu pengabdian masyarakat yang kami mencoba berkolaborasi untuk Pengawasan partisipatif untuk mensukseskan program-program Bawaslu secara umum Pengawasan pemilu partisipatif,” ujar rektor UNSAP Arifin.

Lebih lanjut Arifin juga menyampaikan bahwa mahasiswa dan civitas akademika UNSAP melalui MOU yang sudah ditandatangani agar dapat berkolaborasi dengan Bawaslu termasuk dengan pemuda dan masyarakat Sumedang pada umumnya dalam hal pengawasan partisipatif.

“Bahwa Mahasiswa kami dan seluruh civitas akademika UNSAP berkolaborasi juga dengan pemuda di kabupaten Sumedang, insyaallah karena inti daripada pemilu akan melahirka pemilu yang berkualitas , tentunya salah satunya tidak lepas dari Pengawasan yang benar-benar berintegritas tinggi menyaring kepemimpinan yang ada dan juga untuk melahirkan kepemimpinan yang sesuai dengan kepentingan masyarakat serta pemimpin yang memiliki integritas dan moral yang tinggi selain itu dapat mengaplikasikan kepemimpinannya di era 4.0 maupun 5.0,” ungkap Dr. Arifin.

Arifin juga berharap mahasiswa untuk dapat mengambil manfaat kerjasama dengan Bawaslu ini dengan melakukan pembelajaran bersama Bawaslu Kabupaten Sumedang mengenai pengawasan partisipatif pemilu.

“Kepada mahasiswa kami yang juga mengikuti kegiatan ini untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya sebagi media pembelajaran silahkan para mahasiswa dorong Pengawasan partisipatif benar-benar melahirkan Pengawasan yang refresentatif  artinya dapat dipertanggung jawabkan secara transfaran, bersih, berintegritas tinggi yang ujungnya melahirkan kepemimpinan yang lebih berkualitas di masa yang akan datang,” pungkasnya.

Sementara itu Ryan Syaifurakhman, S.Pd. sekretaris DPD KNPI Sumedang yang menjadi narasumber dalam kegiatan ini mengapresiasi kegiatan Bawaslu Kabupaten Sumedang dengan Mahasiswa dan pemuda ini.

“Kegiatan seperti ini sangat kontruktif dan strategis karena kita tahu fungsi pemilu sebagai saluran demokratif konstitusinal yang akhirnya akan memilih pemimpin di negeri ini akan sangat terkait langsung dengan masa depan bangs aini akan lebih baik atau tidak lebih baik. Karena pemimpin yang dipilih dengan pemilu orang-orang yang akan diberikan kewenangan konstitusional mengelola bangs aini untuk membawa bangsa kea rah yang lebih baik,” kata Ryan.

Masih menurut Ryan peran mahasiswa dan pemuda di Sumedang dalam pengawasan partisipatif sangat strategis dimana mahasiswa dan pemuda dapat berperan aktif dalam pengawasan pemilu sehingga pemilu terlaksana dengan baik dengan hasil pemimpin yang berintegritas dan peduli terhadap rakyat.

“Pemuda harus memliki peran strategis yang luas dan instens karena pemuda sangat berkepentingan  dengan bagaimana bangsa ini dikelola sehingga pemuda bisa mendapat kehidupan yang lebih baik dimasa yang akan datang,” ujarnya.

“Pengawasan partisipatif adalah ikhtiar kita Bersama dalam rangka menjaga kualitas pemilu, menciptakan pemimpin yang mempunyai kepedulian kepada rakyat, punya tanggung jawab moral untuk membawa bangs aini lebih maju dan sejahtera dan bisa menciptakan masa depan bangsa yang lebih baik menuju Indonesia yang lebih adil Makmur dan berdaulat,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here