JURNALSUMA.COM.,MAJALENGKA – Sebuah video acara pengajian di Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat, viral dan bikin heboh. Seorang jemaah, terlihat memaki mubaligh yang tengah menyampaikan tausiah di atas panggung.

Dalam video berdurasi 26 detik yang diabadikan warga, seorang jemaah terlihat memaki sambil mengacungkan tangan kepada mubaligh.

Mubaligh itu, diketahui beasal dari Tasikmalaya, yang tengah mengisi acara pengajian di Desa Cimuncang Kecamatan Malausma Kabupaten Majalengka.

Dari kejadian tersebut, ormas Islam dari Kabupaten Tasikmalaya mendatangi Kantor Desa Cimuncang, untuk meminta klarifikasi terkait tindakan seorang jemaah, yang diketahui merupakan Kedes Cimuncang.

Sekjen AMIDA Pusat, K.H Muhammad Nurdin menyampaikan, pihaknya tidak hanya mendatangi kantor desa tersebut. Pihaknya juga telah meminta satuan Intelkam Polres Majalengka, melakukan mediasi antara kades dengan Ormas Islam.

“Kita berusaha menyelesaikan permasalahan ini, jangan sampai menimbulkan perpecahan umat,” katanya.

Dalam mediasi yang dilakukan di ruang tamu Intelkam Polres Majalengka, disaksikan langsung Kasat Intelkam dan sekjen AMIDA, yang kemudian menyampaikan keterangan terkait isi ceramah saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Yang disampaikan itu isi barjanji tentang akhlak Rasulullah, karena memang seperti itu,” ucap K.H. M Nurdin.

Dia menjelaskan, dalam isi ceramah tidak ada tujuan untuk menyinggung pihak manapun. Menurutnya, profesi maupun jabatan apapun, tidak ada alasan untuk tidak mencontoh Akhlak Rosululloh.

“Dan itu yang disampaikan beliau (mubaligh) pada malam Senin di Desa Cimuncang Kecamatan Malausma Kabupaten Majalengka, adalah akhlak-akhlak Rosul yang mendasar dan sangat memasyarakat,” ujarnya.

Hasil dari mediasi tersebut, selanjutnya sangat kades meminta maaf kepada kiai, ulama dan umat Islam dibseluruh dunia, atas tindakannya dalam video tersebut yang telah menyinggung umat Islam di seluruh dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here