JURNALSUMA.COM.,SUMEDANG – Mantan pemain asing yang juga legenda Persib Bandung, Patricio Jimenez terpaksa harus berurusan dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumedang.

Pemain yang pernah membela Persib pada Tahun 2007-2008 silam itu, sempat terlantar di Sumedang, baru-baru ini.

Kepada Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinsos P3A, Pato panggilan akrabnya, mengaku kehilangan ponsel, dan semua uang yang ia simpan di dalam dompetnya. Kejadian itu dialami Pato saat di dalam bus, saat dalam perjalanan Tasikmalaya.

“Saya kehilangan dompet sama HP. Tujuan saya ke Tasik, ada undangan main bola sama Kapolres,” kata Pato, ditemui di Kantor Dinsos P3A.

Sadar tidak punya uang untuk ongkos bus, Pato minta diturunkan di Mapolres Sumedang untuk membuat laporan kehilangan. Setelah itu polisi menyerahkan Pato ke pihak Dinsos.

TRC Dinsos yang menerima laporan langsung menjemput Pato di Mapolres, dan membawanya ke Kantor Dinsos.

“Pertama saya lihat saya merasa tahu itu Jimenez, tapi ragu karena dia pakai masker. Setelah dia buka masker baru saya yakin kalau dia Jimenez,” ujar Jonas Saputra, dari TRC Dinsos P3A.

Tidak diketahui pasti dari mana Pato naik bus, hingga terlantar di Sumedang. Jonas lalu menghubungi kelompok supporter Persib, Viking Sumedang, untuk meminta bantuan.

“Saya kontak Ibro (Ketua Viking Sumedang), alhamdullilah mereka respon cepat, dan langsung datang ke sini,” ucapnya.

Setelah berdiskusi, akhirnya Pato diserahkan ke pihak Viking. Setelah beristirahat sebentar di Sekretariat Viking Sumedang, Pato akhirnya dibantu keberangkatannya.

“Kami iuran untuk bantu Pato. Kami antar ke terminal Ciakar, karena dia ngotot harus ke Tasik,” kata Ketua Viking Sumedang, Hendri Darmawan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here