JURNALSUMA.COM.,MAJALENGKA – Antisipasi terjadinya bencana, Korem 063/Sunan Gunung Jati (SGJ) Cirebon menggelar Latihan Penanggulangan Bencana Alam (Latgul Bencal) tahun 2021, di Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Jumat (29/10/2021).

Dipilihnya daerah Kecamatan Argapura, karena menjadi salah satu titik rawan longsor di Majalengka. Latgul Bencal digelar oleh Korem 063/SGJ Cirebon dengan melaksanakan simulasi penanganan bencana.

Danrem 063/SGJ, Kolonel Inf Elkines Villando Dewangga Kesumawide, didampingi Dandim 0617/Majalengka, Letkol Inf Andik Siswanto mengatakan, simulasi penanggulangan bencana alam ini dilakukan untuk memastikan anggota ketika bertugas di lapangan benar-benar siap.

“Secara leading sektor penanganan bencana dibawah komando kita, karena ini merupakan tugas pokok TNI, yang salah satunya adalah membantu mengatasi bencana alam,” kata Kolonel Inf Elkines Villando Dewangga Kesumawide.

Menurut Danrem, personel yang dilibatkan terdiri dari berbagai unsur TNI, BPBD, Satpol PP, Tagana dan warga, yang mana seluruhnya berjumlah 300 orang. Latihan ini digelar untuk mengatasi hal-hal yang tidak di inginkan.

“Latihan ini bukan hanya semata-mata untuk menjalankan program latihan TNI dengan BPBD Kabupaten Majalengka. Melainkan untuk melatih kesigapan aparat TNI di lingkungan Korem 063/SGJ Cirebon, dalam menghadapi Bencana,” ucapnya.

Ia menambahkan, kegiatan simulasi ini digelar bertujuan agar TNI dan pelaku simulasi penanggulangan bencana dapat mengetahui apa yang harusnya di lakukan bila sewaktu waktu terjadi bencana.

“Dengan latihan ini, anggota TNI di wilayah Korem 063/SGJ agar sigap, cepat teratasi untuk meminimalisir korban jiwa, maupun harta ketika terjadi bencana,” tambahnya.

Dari simulasi yang berlangsung, kata Danrem, dinilai seluruh personel gabungan dapat melaksanakan tugas secara baik sesuai pokok fungsi masing-masing.

“Kabupaten Majalengka sendiri terdapat tiga titik lokasi rawan bencana, terutama longsor yang tersebar di Kecamatan Argapura, Cingambul dan Malausma,” kata Danrem.

Dalam kegiatan simulasi ini, semoga bisa dijadikan latihan sebagai tolak ukur kita dalam siaga penanggulangan bencana alam di wilayah Majalengka.

“Kami berharap kepada masyarakat agar terus menjaga alam kita ini, sehingga alam juga akan menjaga kita supaya terjadi kesinambungan,” harapanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here