JURNALSUMA.COM.,SUMEDANG – Sebanyak 12 Kepala Keluarga (KK) di Blok Batu Gajah Dusun Cidempet Desa Cibereuyeuh Kecamatan Conggeang Kabupaten Sumedang Provinsi Jawa Barat, terancam terisolir proyek pembangunan Tol Cisumdawu.

Bahkan untuk saat ini, warga mulai kesulitan air bersih yang diakibatkan jalur air sering terlindas alat berat proyek yang melintas di pembangunan proyek Tol Cisumdawu Seksi 5.

Salah seorang warga setempat, Dedeh Kurniasih mengatakan, meski pihak humas pembangunan Tol Cisumdawu sempat mendatangi warga, namun hingga kini belum ada solusi untuk permasalahan yang dialami.

“Itu sudah ada humas ke sini, sudah ada datang, namun begini aja terus,” kata Kurniasih, Senin (25/10/2021).

Dikatakan Dedeh, pengerjaan proyek tol Cisumdawu di seksi 5, dinilainya sangat mengganggu aktivitas dan perekonomian. Belasan kepala keluarga di RT 01 RW 05 desa setempat, sudah terjadi sejak empat bulan terakhir.

“Sarana air sarana ekonomi, ya kalau bisa mah dibebaskan biar ikut dengan yang lain, jangan sampai warga sini terisolir,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Ita Karwita. Pembangunan tol dikeluhkan warga, karena menggangu akses dan aktivitas warga yang sebelumnya normal tidak ada kendala.

“Keluhan dari warga itu soal air bersih, ekonomi juga terdampak. Ya sudah jelas kalau bising itu setiap hari,” ucap Ita.

Ita menambahkan, aliran air bersih dari mata air pegunungan yang digunakan warga, mengalami kendala, karena salurannya banyak yang rusak akibat terlindas alat berat yang melintas.

“Harapannya ada upaya dari pemerintah untuk membantu membebaskan kami seperti warga lainnya, karena akses yang jauh, kami jadi terosolir,” ujar Ita.

Selain kesulitan akses dan kesulitan air bersih, warga juga mengeluhkan kesulitan dalam aktivitas bertani. Sebab saluran air untuk pesawahan, saat ini tersumbat atau terpotong pembangunan jalan tol.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here