JURNALSUMA.COM.,SUMEDANG – Mata air Cikandung yang berlokasi di kaki gunung Tampomas Desa Nyalindung, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Jawa barat, kembali ramai dikunjungi wisatawan setelah sebelumnya tutup selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Tak hanya wisatawan asal sumedang, sejumlah wisatawan luar daerah juga berdatangan mendatangi lokasi wisata tropis yang sejuk dan memiliki suasana alam, yakni air jernih. Serta pepohonan rindang yang berada di sisi mata air seakan memayungi para pengunjung.

Salah satunya adalah Irwan, wisatawan asal karawang ini mengaku senang dengan dibukanya kembali objek wisata, meski masih PPKM level 3. Bahkan ia mengaku telah disuntik vaksin sehingga merasa tenang selama berpergian.

“Iya seneng jadi bisa wisata lagi. Kebeneran lagi nengok keluarga istri di Sumedang, sekalian refreshing ke lokasi wisata,” katanya di lokasi wisata mata air cikandung, minggu (17/10/2021).

Irwan menambahkan, berwisata di alam seperti di mata air cikandung dapat meningkatkan imun agar terbebas dari virus.

“Bagus dan sejuk, bisa ningkatin imun. Semoga pandemi covid segera berakhir, sama masyarakat juga jangan takut divaksin,” Tambahnya.

Sementara itu, pengelola wisata mata air cikandung, Wawan Hermawan menyebutkan, pihak pengelola belum resmi membuka lokasi wisata mata air cikandung. Pengelola membiarkan pengunjung datang dengan hanya membayar parkir saja.

“Kita buka setelah melihat lokasi lain yang buka juga, dengar dengar sih ada pelonggaran PPKM level 3. Jadi kita buka,” kata Wawan.

Meski demikian, lanjut Wawan, pihaknya tetap mengimbau pengunjung untuk melaksanakan protokol kesehatan. Dan hanya diperbolehkan membuka masker saat memasuki area mata air.

“Kita tetap imbau cuci tangan, di gerbang masuk disediakan. Sama tetap harus pakai masker ketika masuk lokasi wisata,” ucapnya.

Kabupaten Sumedang sendiri, kini tengah dalam masa percobaan pembukaan lokasi wisata, meski masih dalam status PPKM Level 3.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here