JURNALSUMA.COM.,SUMEDANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang, Herman Suryatman disandera kelompok teroris bersenjata api dan senjata tajam, Jumat (15/10/2021). 

Teroris, merangsek masuk ke kantor Sekretariat Daerah di Induk Pusat Pemerintahan (IPP) Kabupaten Sumedang Provinsi Jawa Barat, setelah sebelumya melumpuhkan petugas pengamanan yang berjaga. 

Tak lama, kelompok teroris berhasil dilumpuhkan pasukan Brigade Infanteri Raider 13/Galuh bersenjata lengkap, di depan Pendopo IPP saat tengah menggiring sekda sebagai sandera.

Sekda Sumedang, berhasil diselamatkan meski sebelumnya sempat terjadi kontak senjata. 

Insiden penyanderaan Sekda Sumedang ini, merupakan simulasi operasi pembebasan tawanan (sandera), dalam rangka peningkatan kualifikasi Satuan Yonif Raider Brigif 13/Galuh dalam menjalankan tugasnya.

Kepala Staf Brigif 13/1 Kostrad, Letkol Inf. Dwi Mawan Sutanto mengatakan, materi latihan berupa Pembebasan Tawanan (Baswan) oleh 1 Tim Baswan berjumlah 22 anggota yang dikomandani Letda Inf. Marifin, menggunakan dua unit mobil Rantis dan dua unit sepeda motor.

“Kami bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Sumedang, hari ini melaksanakan latihan pembebasan tawanan. Dimana pak Sekda yang kami bebaskan dari ancaman-ancaman yang kemungkinan bisa saja terjadi di wilayah kita,” kata Dwi. 

Dikatakan, peningkatan latihan khusus seperti Serbuan Ruangan, Mobud, Infiltrasi dan Eksfiltrasi, Patroli (TPRAG), Raid pembebasan Tawanan, Ralasuntai dan Raid Penghancuran.

“Tujuannya untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan Satuan Raider Yonif dalam rangka melaksanakan tugas pokok yang bersifat khusus,” ucap Dwi. 

Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir yang turut menyaksikan simulasi menyebutkan, kantor Setda Sumedang menjadi tempat latihan simulasi, karena merupakan salah satu objek vital. Di dalamnya, banyak para pejabat yang beraktivitas. 

“Jadi kehormatan dan kebanggaan bagi Sumedang, dijadikan tempat latihan dan mendapatkan ilmu baru, bagaimana pengamanan terhadap para pejabat bisa dilaksanakan dengan baik,” Kata Dony. 

Dengan kegiatan pelatihan, diharapkan mampu meningkatkan skill bagi para Brigif Raider 13/Galuh dan sebagai ajang silaturahmi dengan pemerintah Sumedang. 

“Mudah-mudahan dengan ini semakin meningkatkan dan merekatkan hubungan antara Pemkab Sumedang dan Brigif Raider 13/Galuh,” ujar Dony.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here