JURNALSUMA.COM.,MAJALENGKA – Ditutupnya objek wisata dampak dari pelaksanaan PPKM Level 3 di Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat, membuat pengelola wisata, terpaksa memungut sampah dari barang-barang yang ditinggalkan pengunjung, untuk menutupi kebutuhan mereka. 

Seperti yang dilakukan pihak pengelola objek wisata Marerang Iser di Desa Leuwimunding, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka. Dalam sepekan yang lalu, pemungutan sampah dilakukan karena tidak adanya pemasukan bagi mereka, akibat di tutupnya objek wisata selama PPKM Level 3.

Pengelola objek wisata kreatif Marerang Iser, Marpuah mengatakan, mengumpulkan barang bekas dan sampah yang ditinggalkan pengunjung, sudah dilakukan sejak diberlakukannya PPKM Level 3, dimana seluruh objek wisata ditutup. 

“Sejak ditutupnya tempat wisata dan tidak adanya pengujung yang datang, membuat kita selain membersihakan tempat wisata kita mengumpulkan sampah untuk dijual,” kata Marpuah. 

Ditutupnya seluruh objek wisata, membuat para pengelola kehilangan pemasukan. Sehingga untuk menutupi pengluaran, terpaksa meraka memulung di sekitar tempat wisata yang selanjutnya dijual ke pengepul. 

“Sambil bersih-bersih, sudah lama sepi pengunjung, enggak ada penghasilan dari objek wisata ini,” ucap Marpuah. 

Marpuah mengatakan, sebagai pengelola wisata, dirinya berharap PPKM segera selesai dan kondisi saat ini segera membaik. 

“Semoga senuanya cepat membaik, pengunjung ramai lagi seperti dulu tiap hari, Kalau tidak ada PPKM ramai pengunjung,” ucapnya.

Perlu diketahui, penutupan objek wisata, dilakukan sejak tanggal 5 Oktober 2021, akan berakhir pada tanggal 18 Oktober 2021 mendatang. Itu pun, tergantung dari perubahan status pelaksanaan PPKM di Kabupaten Majalengka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here