JURNALSUMA.COM.,SUMEDANG – Dalam rangka pemulihan ekonomi daerah, Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) Kabupaten Sumedang Provinsi Jawa Barat, memberikan bantuan hibah kepada puluhan kelompok ternak (Poknak) di Kecamatan Wado Kabupaten Sumedang Jawa Barat.

Bantuan hibah Tahun Anggaran 2021, diserahkan secara simbolis oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, didampingi Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Nandang Suparman, dan Camat Wado Sutisna, di Desa Mulyajaya Kecamatan Wado, Selasa (12/10/2021).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, bantuan hibah diberikan dalam upaya pemulihan ekonomi daerah khususnya para peternak di wilayah Kabupaten Sumedang.

“Bagaiman para peternak ini bisa terus berlangsung usahanya dengan bantuan ternak, peralatan, sekaligus pakannya. Sehingga bisa menghasilkan pendapatannya, mencukupi kebutuhan keluarganya dan menciptakan lapangan pekerjaan,” kata Dony.

Dikatakannya, diharapkan bantuan tersebut bisa diterina dan dimanfaatkan oleh para penerima manfaat. Sehingga betul-betul bisa memulihkan ekonomi masyarakat di masa pandemi seperti saat ini.

“Ini langkah konkrit pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi daerah, dengan memberi bantuan ternak sekaligus pakannya, sehingga betul-betul bisa mengatasi masalah ekonomi di peternak,” ucap Dony.

Sementara itu Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Sumedang, Nandang Suparman menuturkan, dari Bidang Peternakan, bantuan yang diberikan yakni, sapi potong 67 ekor untuk 97 kelompok, sapi perah 11 ekor untuk 12 kelompok, domba 430 ekor untuk 26 kelompok, kambing 83 untuk 3 kelompok.

Kemudian ayam petelur 700 ekor untuk 3 kelompok, itik petelur 990 ekor untuk 2 kelompok, serta kelinci 7 ekor untuk 1 kelompok.

“Di Bidang Peternakan ini kami melibatkan 501 KK, dari jumlah itu sebanyak 150 KK diantaranya termasuk kategori keluarga miskin,” ujar Nandang.

Nandang menambahkan, untuk Bidang Perikanan, bantuan berupa induk ikan lele, pakan dan peralatan budidaya untuk 6 kelompok dengan jumlah 60 orang. Induk ikan nila, pakan, dan peralatan budidaya bagi 5 kelompok berjumlah 50 orang.

“Lalu, benih ikan lele dan lainnya untuk 13 kelompok dengan jumlah 130 orang. Benih ikan nila, pakan dan lainnya untuk 4 kelompok jumlah 40 orang. Ikan hias dan peralatan budidaya untuk 5 kelompok berjumlah 50 orang,” ucap Nandang.

Selain itu pihaknya juga menyerahkan bantuan peralatan dan penangkapan jaring dan lainnya untuk 4 kelompok dengan jumlah 40 orang, serta peralatan presto untuk 3 kelompok 30 orang.

“Di Bidang Perikanan ini, jumlah penerima sebanyak 42 kelompok, atau 420 orang. Dari jumlah itu 129 KK diantaranya masuk kategori keluarga miskin,” kata Nandang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here