JURNALSUMA.COM.,MAJALENGKA – Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat, mengalami kekurangan vaksin yang dibutuhkan untuk memenuhi target, hingga Desember 2021.

Hal ini diketahui, ketika adanya kunjungan Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes PDTT), Budi Arie Setiadi saat meninjau vaksinasi di Kecamatan Talaga Majalengka, Minggu (10/10/2021).

“Tadi juga saya dapat laporan dari bapak bupati, bahwa memang khusus di Majalengka ini, kekurangan vaksinnya,” kata Budi.

Kendati demikian, upaya percepatan laju vaksinasi untuk mencapai Herd Immunity di Kabupaten Majalengka, terus dilakukan. Kabupaten Majalengka, kata Budi, perlu tambahan vaksin sekitar 14.000, mulai pertengahan Oktober hingga bulan Desember.

Menurutnya, seluruh komponen masyarakat memilik hak yang sama untuk mendapatkan vaksin. Hal ini, jadi tanggung jawab pemerintah untuk mengupayakan ketersediaan vaksin.

Untuk itu, Budi akan berusaha untuk memfasilitasi ketersediaan vaksin melalui dinas kesehatan, yang secepatnya akan didistribusikan untuk Majalengka.

“Saya akan meminta ke pak Menteri Kesehatan untuk pengadaan vaksin di Majalengka lebih banyak, sehingga seluruh warga masyarakat bisa memperopeh vaksin,” ucap Budi.

Sementara itu, Bupati Majalengka, Karna Sobahi mengatakan, pihaknya selaku pemerintah terus berupaya dalam peningkatan laju vaksinasi. Termasuk memberikan peran terhadap masyarakat, untuk berpartisipasi dalam kegiatan vaksin.

“Vaksinasi ini menjadi gerakan masa yang luar biasa, artinya semua pihak berkepentingan dengan vaksinasi,” kata Karna.

Terkait kebutuhan vaksin di Kabupaten Majalengka, Bupati Karna juga mengatakan, pihaknya telah menyampaikan melalui Wamen Desa Budi Ari Setiadi, agar secepatnya mendistribusikan vaksin yang dibutuhkan warga Majalengka.

“Masyarakat antusias masyarakat butuh vaksin hanya vaksinnya buruh tambahan,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here