JURNALSUMA.COM.,SUMEDANG – Dua orang manusia silver dan sejumlah pengamen jalanan diamankan polisi, karena membuat keributan di salah satu toko emas, di Jalan Prabu Geusan Ulun, tak jauh dari Jembatan Pasifik, Jumat (8/10/2021) petang.

Petugas keamanan toko, Sandi Ramadan menuturkan, keributan berawal saat dua orang manusia silver yang masih usia remaja masuk ke dalam toko emas dengan keadaan mabuk. Sebagai petugas keamanan, Sandi menegur manusia silver tersebut karena membuat pengunjung toko ketakutan.

“Mereka tidak pakai masker, masuk ke dalam (toko), minta-minta uang ke pengunjung. Saya tegur, minta mereka keluar,” tutur Sandi.

Manusia silver tersebut menolak keluar dari toko, dan memancing keributan dengan petugas keamanan. Warga lainnya yang mengetahui kejadian itu langsung datang untuk meredam keributan.

“Yang awalnya ke sini dua orang, terus bawa temannya gerombolan, bawa senjata,” ucapnya.

Atas kejadian itu, pemilik toko langsung menghubungi pihak kepolisian. Petugas dari Polsek Sumedang Selatan, dipimpin langsung Kapolsek, yang datang ke lokasi kejadian langsung mengamankan manusia silver dan teman-temannya.
“Mereka sudah dibawa polisi ke Polsek,” ucapnya.

Kapolsek Sumedang Selatan, Kompol Bony Yuniar membenarkan adanya keributan yang dipicu manusia silver tersebut. Peristiwa itu, kata Kapolsek, terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

“Betul, ad kejadian diduga manusia silver sebanyak tiga orang masuk ngamen menerobos security toko Mas Indah sehingga terjadi keributan yang mengakibatkan keresahan pengunjung toko dan lingkungan,” katanya.

Atas kejadian itu, pihaknya mengamankan tiga orang manusia silver tersebut ke Mapolsek Sumedang Selatan.
Kapolsek mengatakan, tiga orang tersebut sudah dipulangkan, setelah kesepakatan dengan pemilik toko. Namun pihak kepolisian juga memberikan pembinaan kepada para manusia silver tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here