JURNALSUMA.COM.,SUMEDANG – Peristiwa kebakaran kembali terjadi, kali ini menimpa sebuah gudang kapas di Desa Sayang, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (7/8/2021). Salah seorang keluarga pemilik gudang mengalami pingsan akibat sesak nafas saat berusaha menyelamatkan material kapas dari kobaran api.

Pantauan di lapangan, kobaran api dengan cepat melahap material kapas yang membuat warga sekitar dan pekerja panik. Sementara salah seorang keluarga pemilik gudang alami pingsan, diduga mengalami sesak nafas dan langsung dievakuasi ke lokasi yang lebih aman untuk mendapat pertolongan pertama.

Pemilik gudang, Eko Junaedi mengatakan, kejadian berlangsung begitu cepat, dan api langsung membesar membakar material kapas yang ada di dalam gudang sekitar pukul 11.45 WIB.

“Iya saya langsung telepon pamadam, dan setengah jam kemudian pemadam langsung ke sini,” kata Eko.

Eko menambahkan, belum diketahui pasti penyebab kebakaran ini. Sementara di dalam gudang sendiri hanya ada aktivitas nyortir dan tidak ada mesin atau alat-alat yang dapat memicu api.

“Didalam enggak ada mesin enggak ada kegiatan kecuali nyortir,” tambahnya.

Sementara itu Kepala UPTD Damkar Tanjungsari, Yudi mengatakan, untuk proses pemadaman pihaknya, mengerahkan 3 unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bandung.

“Proses pemadaman saat ini didatangkan dari 3 pos. Pos Tanjungsari, Cileunyi dan Polifin,” kata Yudi.

Yudi menuturkan, pihanya masih melakukan identifikasi untuk mengetahui penyebab kebakaran. Sementara material kapas yang mudah terbakar sempat menyulitkan proses pemadaman.

“Kesulitan ada, karena ini kan kapas, kalau kapas ini agak lama juga untuk proses pemadamannya,” ucapnya.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran ini, sementara korban yang sebelumnya pingsan telah berangsur sadar. Dan kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp. 300 juta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here