JURNALSUMA.COM.,MAJALENGKA – Berbisnis kuliner ditengah pandemi Covid-19, membutuhkan inovasi dan ide unik. Tentunya, sebagai salah satu strategi untuk bertahan, sekaligus menarik calon pembeli.

Seperti di Desa Pakubeureum, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Ada kuliner mie ayam M’pok Atik, yang mempunnyai keunikan tersendiri. Di tempat ini, menawarkan sensasi olahan mie ayam dengan pangsit berbentuk mangkok.

Salah seorang pembeli, Lia Yulia mengatakan, sekilas tidak ada perbedaan dengan mie ayam lain. Namun yang menjadi daya tarik, kombinasi kerupuk pangsit besar yang dijadikan mangkok.

“Kalau di tempat lain biasanya pangsitnya kecil-kecil, di sini pangsitnya besar dibikin mangkok, jadi tertarik ingin merasakan sensasi saat memakannya,” kata Lia, Sabtu (2/10/2021).

Lia menyebutkan, disamping ada keunikan dalam penyajiannya serta rasa yang membuatnya ketagihan. Harga yang ditawarkan pun relatif murah dan terjangkau.

“Rasanya juga lezat. Kalau harga cukup murah, cuma Rp.10.000 perporsi,” ujar Lia.

Sementara itu sang pemilik usaha mie ayam, M’pok Ati mengatakan, dalam pembuatan mie serta pangsit, tidak menggunakan bahan pengawet untuk menjamin olahannya aman bebas dari bahan kimia.

“Semuanya tidak ada yang menggunakan bahan pengawet, jadi untuk konsumen aman dari kimia,” ucap M’pok Ati.

Dalam sehari, biasanya bisa menghabiskan 10 kilogram mie dengan keutungan bisa mencapai Rp.700 ribu.

“Kalau lagi ramai, 10 kilo bisa habis, pembeli juga kebanyakan dari luar,” ujar Mpok Ati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here