JURNALSUMA.COM.,SUMEDANG – Pandemi Covid-19 yang masih terus melanda Republik Indonesia membuat banyak pihak merasa terdampak, contoh seperti para pengusaha atau para pengrajin senapan angin yang berada diwilayah Desa Cikeruh Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang Jawa Barat. Bahkan para pengrajin senapan angin mengaku omsetnya menurun hinggal 30 persen lebih.

Ketua senapan angin bhinakarya Cikeruh, Idih Sunaedi (64) mengaku, banyak peminatnya yang berkurang pada masa pandemi Covid-19 ini. Biarpun tidak sampai lumpuh usahanya namun dampak dari pandemi ini dirinya serta pengrajin senapan angin yang lain merugi dan omsetnya menurun hingga 30 persen ebih.

“Covid-19 ini memang dampaknya memang sangat besar sekali terhadap senapan angin da sekarang mah kalo dikatakan lumpuh mah tidak lumpuh 100 persen tapi hampir-hampir 50 persen sekarang senapan angin itu kurang peminatnya sekarang mungkin melihat sisi ekonominya juga,” kata Idih, Sabtu (20/2/2021).

Seperti diketahui juga bahwa para pengrajin senapan angin yang berada di wilayah Kabupaten Sumedang ini sudah dikenal dengan memproduksi dan memasarkannya ke semua wilayah yang berada di Indonesia melalui media online, namun dirasa masih tidak seperti penghasilan pada umumnya pada saat Pandemi Covid-19 ini.

“Pasokannya mah seluruh Indonesia dari Aceh dan sampai ke Irian juga sudah masuk, Sulawesi, Kalimantan pun sudah masuk sampai sana. Jualnya kita melalui online ada juga yang pesan,” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here