JURNALSUMA.COM.,SUMEDANG – Area lahan bekas bencana tanah longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat ditanami ribuan bibit pohon, Minggu (31/1/2020).

Penanaman bibit pohon di lahan yang sudah rusak ini dilakukan agar lahan tersebut kembali hijau seperti semula untuk mencegah kejadian yang sama kembali terulang.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir mengatakan, reboisasi tersebut dilakukan karena saat ini masih memasuki musim hujan, sehingga diharapkan bisa mencegah longsor di kemudian hari.

“Disini (lokasi longsor) akan ditanam 2.000 pohon dengan luas lahan 2,5 hektare,” ujarnya saat ditemui seusai melakukan penanaman pohon di lokasi longsor.

Sedangkan untuk keseluruhan hingga ke kawasan yang masuk zona merah seperti Perumahan Satria Bumintara Gemilang (SBG), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumedang menyiapkan 8.000 pohon.

“Ini sebuah ikhtiar kita, mumpug musim hujan kita lakukan reboisasi, sehingga bisa mencegah longsor untuk kedepannya,” kata Dony.

Dengan cara seperti itu, kata Dony, diharapkan bisa mencegah longsor dan banjir di Kecamatan Cimanggung dan Kecamatan Jatinangor, sehingga pihaknya juga menginstruksikan semua kecamatan melakukan hal yang sama.

“Saya sudah menginstruksikan, penghijauan jangan hanya sebatas formalitas, jangan hanya menggugurkan kewajiban. Tapi harus dijiwai dan betul-betul menanam dengan sungguh-sungguh serta penanamannya harus menyebar,” ucapnya.

Atas hal tersebut, lanjut Dony, pihak kecamatan, desa, hingga setiap SKPD akan mendapatkan zona masing-masing untuk menanam dan memelihara dan merawat pohon yang sudah ditanam sampai jadi, tumbuh dan perkembang.

“Dengan cara ditanama tanaman yang keras, akarnya akan mengikat tanah, menyimpan air, dan juga bisa menghasilkan oksigen,” kata Dony.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here