JURNALSUMA.COM.,MAJALENGKA – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Majalengka gelar kegiatan donor darah sukarela rutinan ke Desa Pagandon, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Jum’at (15/1/2021).

Menurut keterangan Kasi PMI P2D2S, Donny Yogarasa SE. Selama pandemi Covid-19, Kabupaten Majalengka kekurangan stok darah. Hal tersebut terjadi karena terkendala masalah perijinan untuk melaksanakan kegiatan donor darah sukarela secara mobile ke Desa dan Kecamatan.

“Kami kekurangan stok darah selama Covid-19 ini karena terkait susahnya ijin untuk melaksanakan kegiatan donor darah,” kata Donyy Kepada Jurnalsuma.

Lebih lanjut Donny menyampaikan, untuk kegiatan donor darah kali ini yang dilaksanakan di Desa Pagandon, pihaknya menargetkan 50 Orang pendonor. Namun hanya 21 orang calon pendonor yang mendaftar. Sementara yang lolos seleksi donor hanya 17 orang.

“Pelaksanaan kegiatan donor darah tersebut digelar dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan bagi seluh peserta donor maupun panitia yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Serta melakukan sterilisasi area untuk memberi rasa aman dan nyaman kepada pendonor darah,” ucapnya.

Sementara itu Sekertaris Desa Pagandon, Eti Suhaeti. Kegiatan donor darah Sukarela yang di lakukan di Desa pagandon Semenjak tahun 2015 dan rutin dilakukan tiap tiga bulan sekali.

“Iya hal ini dilakukan sebagai bentuk rasa kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama. Kegiatan donor darah sendiri dilaksanakan mulai dari perangkat Desa, Babinsa, Babinkamtibmas dan Masyarakat Desa Pagandon,” kata Eti.

Eti menuturkan, pemerintah Desa Pagandon sangat mendukung program donor darah sukarela yang di lakukan Palang Merah Indonesia (PMI) kabupaten Majalengka.

“Kami sendiri sudah melakukan donor darah sebanyak 19 Kali dengan hari ini,” tutur Eti Suhaeti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here