JURNALSUMA.COM.,MAJALENGKA – Ratusan masyarakat berdesakan di depan Kantor Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, untuk mendapatkan bantuan sosial yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Jumat (25/12/2020).

Pantauan di lapangan jurnalsuma.com, terlihat ratusan masyarakat tampak mengabaikan protokol kesehatan untuk mencairkan bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat Rp.100.000 per orang. Bahkan ratusan masyarkat pun rela mengantri dan menunggu berjam-jam di depan Kecamatan Kadipaten hingga mengakibatkan kerumunan orang.

Salah seorang warga, Asep mengatakan, dirinya rela mengantri dan menunggu untuk mendapatkan bantuan tersebut selama 3 Jam.

“Kami rela mengantri dari jam 8 pagi sampai jam 11 untuk mendapatkan bantuan yang di berikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” Kata Asep.

Sementara itu Camat Kadipaten, Ucu Fajarhayati mengatakan, hari ini di Kecamatan Kadipaten mencairkan dana kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ada 1.500 orang yang dibagi menjadi dua hari.

“Ada lima Desa diantaranya Desa Heuleut, Desa Pagandon, Babakan Anyar, Desa Karang Sambung dan Desa Cipaku. Sebelumnya kami sudah memberikan pencairan ke dua Desa,” kata Ucu.

Ucu menuturkan, meski bantuan tersebut berjalan dengan lancar namun warga masyarakat banyak yang mengabaikan protokol kesehatan dan tidak menerapkan Physical Distancing.

“Kami dan petugas dari Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 sudah menghibau ke pada masyarakat, namun merekapun tidak menggubrisnya,” ucapnya.

Ucu Fajarhayati berharap, untuk kedepannya semoga bisa lebih baik lagi sistemnya untuk penyaluran bantuan ini, agar tidak memicu kerumunan orang.

“Iya kami berharap, untuk kedepannya semoga bisa lebih baik lagi, masyarakat harus bisa disiplin dan menerapkan protokol kesehatan yang sudah di anjurkan pemerintah,” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here