JURNALSUMA.COM.,SUMEDANG – Baznas Kabupaten Sumedang bersama Aliansi Perempuan Disabilitas dan Lansia (APDL) Provinsi Jawa Barat menggelar Peringatan Hari Disabilitas Internasional, di Ruang Rapat Baznas Sumedang, Jumat (18/12/2020).

Dalam kesempatan itu APDL Jawa Barat menerima santunan Program Disabilitas Berdaya sebesar Rp 30,5 juta dari salah satu bank. Kemudian santunan kaki palsu kepada penyandang disabilitas dari Baznas Sumedang, dan penyerahan Surat Izin Mengemudi (SIM) D dari pihak Polres Sumedang.

Dalam kesempatan itu, Ketua Baznas Kabupaten Sumedang, Ayi Subhan Hafas memberi motivasi kepada penyandang disabilitas agar tidak patah semangat.
“Jangan pernah patah semangat untuk terus berkarya, insya Allah Baznas bersama Pemkab Sumedang akan terus memfasilitasi keperluan penyandang disabilitas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua APDL Jawa Barat, Sri Agustini mengatakan, pihaknya merasa terbantu dengan program-program Baznas Sumedang yang memberdayakan penyandang disabilitas.

“Sudah sekitar 500 penyandang disabilitas di Sumedang ini mendapat bantuan dari Baznas Sumedang, seperti pemberian kaki palsu, alat pembantu pendengaran, kursi roda, sampai membuka lapangan kerja,” ucapnya.

Lebih jauh Sri mengatakan, jumlah disabilitas di Sumedang tahun 2020 ini bertambah dari tahun sebelumnya. Penyakit, kecelakaan, dan bencana alam menjadi faktor penyebab bertambahnya angka disabilitas itu.

“Tapi di tahun 2020 ini potensi disabilitas juga berkembang, dengan program-program disabilitas berdaya, disabilitas mandiri, disabilitas taqwa,” katanya.

Ia menggambarkan, dengan program-program tersebut ada disabilitas yang menjadi tahfidz Quran, dan memiliki perusahaan sendiri.
“Ada yang membuka lapangan kerja dan mensejahterakan disabilitas lainnya, karena mereka merekrut tenaga kerja dari disabilitas juga. Jadi peningkatan potensinya sangat signifikan di 2020,” ujarnya.

Sri berharap, di tahun 2021 nanti APDL bisa membuka 100 lapangan kerja untuk penyandang disabilitas. Untuk merealisasikan itu, pihaknya ingin bekerjasama dengan pihak-pihak terkait.

“Insya Allah kerjasama dengan Baznas dan beberapa pihak juga. Ini upaya kami untuk menciptakan SDM (sumber daya manusia) disabilitas yang berkualitas,” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here