JURNALSUMA.COM.,MAJALENGKA – Dalam pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-50 tingkat Kabupaten, pemerintah Kabupaten Majalengka Jawa Barat, menerapkan protokol kesehatan secara ketat bagi semua peserta, pendamping, dewan hakim dan panitia sejak hari pertama lomba di mulai.

Dari keterangan, Kayla Gaisha Suherman, salah seorang peserta lomba mengatakan, sebelum mengikuti lomba panitia meminta surat hasil rapid test, dan sebelum memasuki area lomba seluruh peserta wajib mengikuti prosedur pemeriksaan kesehatan tanpa pengecualian.

“Sebelum lomba kami di tes kesehatan oleh panitia. Menurut saya ini sangat penting karena kita akan bertatap muka langsung dengan peserta dari berbagai Kecamatan,” Terang Kayla Gaisha kepada Jurnalsuma, Rabu (9/12/2020).

Sementara itu Kepala Desa Pagandon, Nana Suharna sekaligus ketua panitia Kecamatan menyampaikan, pihaknya berupaya menyediakan fasilitas untuk memberikan kenyamanan dan memberikan keamanan terkait jaminan kesehatan bagi peserta dan seluruh element yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.

“Setiap hari kami melakukan monitoring ke sejumlah lokasi untuk memastikan pelaksanaan lomba berjalan lancar serta protokol kesehatan dijalankan sesuai prosedur,” katanya.

Meski digelar secara sederhana, tetapi antusias para peserta yang mengikuti lomba patut di apresiasi. Para peserta yang mewakili masing-masing kecamatan yang ada di kabupaten Majalengka bersaing sehat dalam menunjukan bakat dan keahlian mereka dengan lantunan ayat suci Al Qur’an yang dibacakan.

“Mereka semangat meski acara MTQ tahun ini di gelar secara sederhana, mudah mudahan acara yang kami gelar ini bisa berjalan dengan sukses sampai akhir penutupan nati.” kata Nana Suharna.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here