JURNALSUMA.COM.,MAJALENGKA – Pelaksanaan Musabaqoh tilawah Quran (MTQ) ke 50 tingkat Kabupaten Majalengka yang semula akan di gelar Selasa (24/11/2020) di Desa Pagandon Kecamatan Kadipaten, terpaksa diundur 14 hari, karena ada salah satu warga Desa Pagandon yang terkonfirmasi positif Covid-19, Minggu (22/11/2020) siang.

Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Pagandon, Nana Suharna kepada jurnalsuma.com.
“Betul (ditunda), kami baru saja terima informasi bahwa ada warga kami yang terkonfirmasi positif Covid-19,” ujarnya.

Meski waktu pelaksanaan MTQ ditunda, namun Pemerintah Desa Pagandon dibantu belasan personil TNI dari Koramil 1717/ Kadipaten dan anggota Polsek Kadipaten, melakukan gladi bersih dari mulai membersihkan jalan, aliran sungai, halaman parkir hingga GOR.

Selain itu, panitia juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan dari mulai pemondokan rumah kafilah, Juri, panitia, masjid dan Mushola.

Gladi bersih ini dilakukan untuk memantapkan persiapan acara pembukaan MTQ agar berjalan dengan lancar. Berbagai persiapan pun dilakukan panitia untuk menyukseskan acara MTQ yang ke-50 di masa pandemi Covid-19.

Bupati Majalengka, Karna Sobahi direncanakan membuka langsung MTQ yang akan digelar secara outdoor ini. Untuk mengantisipasi cuaca hujan, panitia juga menyiapkan tenda di lokasi kegiatan.

Nana menuturkan, untuk pemondokan kafilah semua terpecah pecah, mengingat saat ini musim pandemi Covid-19. Namun, untuk menunjang para kafilah tersedi pula MCK dan tempat suci tangan di pintu masuk pemondokan kafilah dan petugas kesehatan di masing masing pemondokan rumah kafilah dan juri hakim.

“Secara keseluruhan persiapan arena penataan lokasi lomba sudah mencapai 90 persen. Tinggal menyisakan persiapan lain dari panitia,” katanya, Minggu (22/11/2020).

Selaku tuan rumah, Ia meminta maaf dan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah mendukung dan membantu acara MTQ ini.
“Kami apresiasi kepada seluruh masyarakat yang sudah mau menyediakan area parkir di pekarangan rumahnya dan tidak hanya itu bantuan moril dan materil yang diberikan masyarakat kami sendiri sangat kami rasakan,” ujarnya.

Menurutnya, pelaksanaan yang ke-50 MTQ nanti mungkin menjadi momen paling penting yang harus dihadapi oleh para peserta dari setiap cabang yang dilombakan, karena nantinya akan di pilih satu orang.

“Satu orang yang tampil sebagai juara di setiap cabang nantinya akan diutus mewakili Kabupaten Majalengka Untuk mengikuti MTQ tingkat Provinsi dan Nasional,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here