JURNALSUMA.COM.,MAJALENGKA – Untuk memutus mata rantai penyeberan Covid-19, sebuah perusahaan produksi alat kesehatan di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, melakukan Work From Home (WFH) bagi seluruh karyawannya setelah ada temuan kasus baru 7 orang karyawan yang terpapar Covid-19.

Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Kasokandel. Andi Hermawan mengatakan, sebelumnya ada 2 orang karyawan PT. Diva sedang menjalani isolasi mandiri karena terpapar Covid-19. Dengan penambahan kasus baru sebanyak 7 orang, maka total jumlah karyawan PT. Diva yang dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 9 Orang yang salah satunya merupakan anggota keluarga pasien positif Covid-19.

“Ini menjadi klaster perusahaan dengan bertambahnya 7 karyawan yang terpapar Covid-19, dari 2 menjadi 9 orang karyawan,” Kata Andi Hermawan kepada Jurnalsuma, Sabtu (07/11/2020).

Tim satgas Covid-19 segera melakukan tracking terhadap seluruh karyawan. Dari rapid test yang dilakukan sebanyak 34 karyawan dinyatakan Non reaktif, sementara 5 karyawan lainnya menunjukan hasil yang mengarah kepada Covid-19 dan segera dilakukan swab test yang hasilnya masih dalam proses pemeriksaan pihak laboratorium RSUD Sunan Gunungjati Cirebon.

Untuk 2 Orang karyawan yang terkonfirmasi Covid-19 melakukan isolasi mandiri di tempat asalnya yakni Kota Bogor, sementara untuk 7 Orang lainnya yang merupakan warga Majalengka menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here