JURNALSUMA.COM.,KAB. BANDUNG – Ratusan kios yang berada di pasar sehat kawasan Cileunyi Kabupaten Bandung Jawa Barat di eksekusi oleh pihak pengelola jalan Tol Cileunyi Sumedang Dawuan (Cisumdawu) Rabu siang (30/09/20).

Pembongkaran paksa ratusan kios tersebut dilakukan oleh pihak pengembang PT Citra Marga Lintas Jabar yang didampingi oleh pihak Pengadilan Bale Bandung dengan pengawalan puluhan anggota Kepolisian.

Sejumlah pedagang yang masih melakukan aktifitas berdagang di kawasan pasar tersebut panik saat akan dilakukan pembongkaran bangunan dengan alat berat, dan mereka bergegas membereskan barang dagangannya.

Menurut petugas PPK Pengadaan Tanah Jalan Tol Cisumdawu 1. Martin Andeas mengatakan, diatas lahan yang bangunannya dibongkar tersebut nantinya akan dijadikan pintu keluar Tol dan eksekusi dilakukan guna mempercepat pembangunan jalan Tol Cisumdawu yang direncanakan rampung pada akhir 2021.

“Diatas bangunan yang dibongkar nantinya akan dijadikan pintu keluar Tol, dan eksekusi ini dilakukan untuk mempercepat proyek pembangunan Tol Cisumdawu,” kata Martin Andeas saat ditemui jurnalsuma.com

Dalam eksekusi tersebut diwarnai aksi demo dari pihak pengelola pasar sehat Cileunyi karena mereka menilai eksekusi pada bangunan diatas lahan tersebut terkesan terburu-buru sementara proses persidangan masih dilakukan di tingkat MA.

Meski sempat diwarnai demo namun proses pembongkaran pada ratusan kios tersebut tetap dilakukan dan berjalan dengan lancar karena pihak proyek Tol telah mengajukan konsinyasinya dan telah menitipkan uang senilai Rp 18 miliar di pengadilan untuk ganti rugi.

Namun pihak pengelola pasar akan mendesak penuntasan permasalahan hukum karena ada beberapa bangunan yamg hingga saat ini belum mendapat ganti rugi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here