JURNALSUMA.COM.,MAJALENGKA – Ratusan warga yang yang tergabung dalam Masyarakat Desa Girimukti Bersatu mendatangi Kantor Desa Girimukti Kecamatan Kasokandel, Senin (31/8/2020) sekitar pukul 13.00. Kedatangan ratusan warga tersebut untuk menuntut agar Kepala Desa Girimukti, Nono Tarsono mengundurkan diri dari jabatannya.

Warga menilai Nono tidak layak untuk menjabat sebagai kepala desa.
Warga menuturkan, beberapa point inti permasalahan diantaranya banyak warga yang mendapatkan bantuan sosial lebih dari satu kali dan menerima bantuan sampai tiga kali.
Bahkan penerima bantuan diantaranya tergolong mampu dari segi ekonomi, seperti punya usaha, rumah bagus, memiliki sepeda motor, bahkan mobil.

“Selain itu, sejumlah kerabat kepala desa juga diketahui mendapatkan bantuan, bahkan perangkat desapun mendapatkan bantuan dari pemerintah, sedangkan untuk warga sendiri yang berhak/layak mendapatkan bantuan justru tidak pernah mendapatkan bantuan sama sekali,” kata salah satu warga, Caroki.

Warga semakin kecewa karena Sang Kepala Desa sedang tidak berada di kantornya.
Aksi demopun mendapatkan pengawalan ketat dari pihak Polri dan TNI. Setelah 5 jam menunggu, akhirnya Kepala Desa dihadirkan oleh pihak Muspika Kasokandel, dengan pengawalan ketat aparat TNI dan Polisi.

Dihadapan ratusan warga tersebut, Nono mempertanyakan alasan kekecewaan warga terhadapnya.
“Apakah mungkin itu ada yang mempolitisi atau tidak kami kurang tahu, intinya mari duduk bersama untuk menyelesaikan masalah,” ujarnya.

Meski demikian, warga tetap menuntut Nono mengundurkan diri.
Atas desakan tersebut, akhirnya Nono menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Kepala Desa Girimukti mulai Selasa (1/9/2020) ini.

Puas tuntutannya terpenuhi, ratusan warga tersebut akhirnya membubarkan diri sekitar pukul 19.15 WIB.

(Editor Naskah : Gunz)

(Editor Video : Aang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here