JURNALSUMA.COM.,SUMEDANG – Kelompok budidaya ikan koi Desa Ciuyah, Kecamatan Cisarua, Tunas Jaya Koi mengaku penjualan ikan koi sejak masa pandemi Covid-19 mengalami kenaikan.
Ketua Kelompok Tunas Jaya Koi, Rohimat mengatakan, kenaikan penjualan ikan koi bahkan mencapai 50 persen dari sebelum terjadi pandemi Covid-19.

“Penjualan ikan koi di masa Covid-19 tidak berpengaruh, kami malah merasa terbantu, karena penjualan naik sampai 50 persen,” kata Rohimat, Selasa (11/8/2020).

Disinyalir penjualan ikan hias ini naik karena penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) beberapa waktu lalu. Saat PSBB, kata dia, kelompoknya banyak kebanjiran pembeli. Pemasaran bisa secara online maupun datang langsung ke tempat budidaya.

“Orang mungkin jenuh dan bosan karena harus diam di rumah saat PSBB, jadi pada main koi. Kebanyakan yang beli online,” katanya.

Bahkan, kata Rohimat, saat ini kelompoknya masih kebanjiran pesanan. Namun belum bisa menjual ikan karena ukurannya masih sekitar 5 Cm per ekor.
“Sekarang juga ada 50 ribu ekor ukuran 5 Cm, ini inden, belum bisa kami angkat, jadi pas panen nanti kami sudah ada pembeli, karena sudah memesan sebelumnya,” ujarnya.

Rohimat menyebutkan, penjualan ikan koi kelompoknya sudah ke beberapa daerah di Pulau Jawa. Pihaknya terkendala pemasaran ke luar pulau, karena harus menggunakan jasa penerbangan.

(Editor Naskah : Gunz)

(Editor Video : Aang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here