JURNALSUMA.COM.,MAJALENGKA – Hampir dua bulan Balai Desa Heuleut Kecamatan Kadipaten Kabupaten Majalengka ramai dipenuhi pelajar sekolah tingkat SD hingga SMP. Mereka berkumpul berkumpul di aula balai desa dengan tujuan memburu fasilitas wifi gratis yang disediakan oleh Pemerintah Desa Heuleut.

Hingga saat ini para siswa tersebut dituntut belajar secara online atau dalam jaringan (Daring) di rumah masing masing, mengingat status pandemi Covid-19 di Majalengka belum berkahir.

Menurut Kepala Desa Heuleut, Agus A. Sopyan, sudah dua bulan ini para siswa belajar di aula desa dengan memanfaatkan jaringan internet gratis dari pihak desa.
Dalam pembelajarannya mereka mereka dibagi dua kelompok, yakni kelompok pagi dam kelompok sore.

“Kalau pagi biasanya anak-anak tingkat SMP datang mulai pukul 10.00 sampai 12.00, dan anak SD biasanya datang mulai pukul 14.00 sampai pukul 16.00,” kata Agus kepada jurnalsuma, Kamis (6/8/2020).

Agus menuturkan, fasilitas wifi gratis sengaja disediakan untuk membantu para siswa belajar daring. Sebab, selain tidak semua siswa memiliki akses internet di rumahnya, sejumlah orang tua siswa juga tidak memiliki perekonomian yang mapan.

“Dengan cara ini, proses belajar siswa tetap bisa berjalan serta mengurangi beban orang tua mereka,” tuturnya.

Meski ada aktivitas belajar siswa, namun Agus mengaku pelayanan di desa tidak terganggu. Ia berharap dengan adanya fasilitas wifi ini bisa meringankan beban orang tua siswa yang kesulitan memenuhi keperluan kuota internet.
“Jangan sampai aktivitas belajar siswa terhambat hanya karena tidak memiliki fasilitas internet,” ujarnya.

Salah seorang siswa SMPN 3 Kadipaten, Ayu mengatakan dirinya belajar di balai desa karena tidak punya kuota internet, sebab orang tuanya juga tidak memiliki penghasilan yang menentu setiap harinya.

“Untuk beli kouta saja beli yang harga Rp 20 ribu dan itupun tidak tiap hari beli. Dengan adanya korona penghasilan bapak dan ibu pun tidak menentu. Saya berharap pemerintah memperhatikan lagi tentang belajar di rumah melalui online (daring),” tuturnya.

(Editor Naskah : Gunz)

(Editor Video : Aang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here