JURNALSUMA.COM.,MAJALENGKA – UPTD Puskesmas Majalengka Kota Kabupaten Majalengka menggelar tes kesehatan santri Pondok Pesantren Shobarul Yaqien, Desa Kawunggirang Kecamatan Majalengka, Sabtu (20/6/2020). Tes kesehatan ini dilakukan guna mencegah penularan Covid-19 di lingkungan pesantren.

Pengasuh Pondok Pesantren, A Dahli Zaki mengatakan dari 400 santri yang ada d pondok pesantren, baru 20O Orang santri yang mengikuti tes kesehatan.
“Sebagian santri masih di rumah karena was-was dan tidak mengerti untuk mendapatkan surat sehat dari wilayahnya masing masing,” kata Dahli kepada jurnalsuma.com.

Dikatakan, pihak pondok pesantren akan berusaha untuk mensosialisasikan tentang pentingnya pola hidup sehat, selalu jaga jarak, dan selalu menggunakan masker. Dengan cara itu menurutnya bisa memutus mata rantai Covid-19

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Majalengka Kota, Siti Romlah Setiawangsih menejelaskan, dari hasil pemeriksaan di dapat 95 orang santri mengalami batuk, pilek, gatal-gatal, dan diare.
“Untuk sementara kami memberikan obat-obatan anti deman dan salep. Namun bila diperlukan rapid tes kami siap,” ujarnya.

Kata Siti, sebagai langkah lebih lanjut pihak puksesmas menganjurkan untuk melakukan isolasi mandiri dan memisahkan santri yang sehat dengan yang tidak sehat. Langkah ini untuk mencegah penularan flu dan batuk lebih banyak lagi.

Selain pemeriksaan kesehatan, dilakukan juga penyemprotan disinfektan di lingkungan pesantren dan memberikan edukasi cara berpilaku hidup bersih dan sehat,” tuturnya.

(Editor Naskah : Gunz)

(Editor Video : Ubay/Aang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here