JURNALSUMA.COM.,SUMEDANG – Pengguna jalan yang melintas di ruas jalan Lingkar Timur Jatigede Kabupaten Sumedang diharapkan lebih waspada. Pasalanya kerusakan jalan masih terjadi di beberapa titik jalan tersebut. Kerusakan paling parah ada di wilayah Desa Mekarasih Kecamatan Jatigede. Sedikitnya 4 titik kerusakan terjadi ruas jalan tersebut.

Kerusakan jalan sudah terjadi sejak 4 bulan lalu. Kerusakan berupa amblesnya setengah badan jalan hingga kedalaman 3 meter dengan panjang puluhan meter.

“Kemungkinan karena intensitas hujan yang tinggi, dan tanah urugan yang menjadi dasar kinstruksi belum padat, sehingga terjadi ambles di beberapa titik,” Kades Mekarasih, Cecep Suryana, Senin (1/6/2020).

Kata Cecep, pihaknya sempat melayangkan surat protes kepada pihak pengembang atau kontraktor yang membangun jalan. Jawaban pihak pengembang, kata dia, jalan lingkar timur Jatigede, memang masih dalam pemeliharaan pihak pengembang hingga dua tahun kedepan.
“Sempat ada perbaikan di sejumlah titik tapi ya ambles lagi,” katanya.

Salah seorang pengguna jalan, Euis berharap jalan yang yang rusak segera diperbaiki, sebab sangat membahayakan.

Jalan Lingkar Timur Jatigede merupakan kompensasi penggantian jalan yang tergenang akibat pembangunan Bendungan Jatigede. Jalan tersebut merupakan jalan penghubung menuju Kabupaten Garut dan Kabupaten Majalengka.

“Ada dua titik jalan yang paling parah dan berharap cepat cepat diperbaiki, karena akan membahayakan bagi pengguna jalan. Dan lebih diperhatikan lagi untuk bahan bahan materialnya, dari segi tanahanya harus lebih dipelajari lagi,” ujarnya.

(Editor Naskah :Gunz)

(Editor Video : Ubay/Aang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here