JURNALSUMA.COM.,SUMEDANG – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir melakukan peninjauan chek point perbatasan Sumedang-Indramayu, di Cikamurang Desa Cibuluh Kecamatan Ujungjaya pada hari pertama pelaksanaan PSBB tahap II di Sumedang, Rabu (6/5/2020).

Dalam kesempatan itu Dony meminta penjagaan di setiap chek point lebih diperketat lagi. Petugas ini sangat penting dilakukan untuk menghalau lonjakan para pemudik yang melakukan perjalanan masuk dan keluar Sumedang.

“Perbanyak penjagaan, jaga pemudik jangan sampai masuk dan selalu hadirkan petugas ada dijalan,” ungkapnya.

Ia mengatakan, solusi tidak mudik atau menunda mudik lebaran menjadi solusi terbaik yang saat ini, bisa diambil guna mencegah penyebaran virus corona.
“Imbauan ini demi kebaikan bersama, pasalnya pemudik yang datang dari daerah terjangkit berisiko melakukan penularan di kampung halamannya,” ujarnya.

Bupati menggambarkan, setelah dilakukan rapid tes kepada 100 orang pemudik dari Ujungjaya, delapan diantaranya reaktif Covid-19. Kedelapan orang tersebut kini menjalani isolasi di Wisma Isolasi Simpati, Islamic Centre.

“Buktinya, hasil rapid tes yang reaktif itu semuanya pemudik. Tapi mari berharap hasil tes swabnya nanti negatif,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, bupati juga ikut menghentikan pengguna kendaraan yang tidak mematuhi peraturan PSBB, seperti tidak menggunakan helm, masker, dan sarung tangan.

“Semua yang melanggar dicatat oleh petugas, jadi nanti kalau lewat sini lagi dan masih melanggar tidak boleh lewat,” ucapnya.

(Editor : Gunz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here