JURNALSUMA.COM.,MAJALENGKA – Kabupaten Majalengka mempersiapkan diri menerapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Ini menyusul kasus positif Covid-19 di Majalengka terus bertambah.
Bupati Majalengka Karna Sobahi mengatakan PSBB di Majalengka diterapkan paling lambat tanggal 6 Mei 2020.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Pak Gubernur, dan melakukan pengajuan ke pusat bersama kabupaten/kota lainnya se Jawa Barat. Kalau disetujui PSBB di Majalengka akan dimulai paling lambat pada hari Rabu, tanggal 6 Mei 2020,” kata bupati, Jumat (1/5/2020).

Hingga kini (1/5/2020), Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Majalengka mencatat, ada empat orang positi Covid-19, satu orang diantaranya meninggal dunia dan 3 orang masih dalam perawatan. “Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dengan total jumlah 33 orang, dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 496 orang,” ujar Karna.

Selain itu jumlah pemudik juga terus bertambah. Hingga kini sudah terdata sekitar 30 ribu orang mudik ke Majalengka.
Bupati juga berharap agar masyarakat mentaati aturan pemerintah. Sebab PSBB dilakukan untuk menekan angka kasus korona.

Sementara itu, Kapolres Majalengka, AKBP Bismo Teguh Prakoso mengatakan, sedikitnya 25 titik posko pengamanan telah dipersiapkan oleh petugas gabungan TNI, POLRI dan Dinas terkait menjelang akan di berlakukannya PSBB. Pos-pos tersebut diutamakan di wilayah perbatasan antar kabupaten. Kemudian juga di gerbang Tol Cipali Sumberjaya dan juga gerbangTol Kertajati.

“Masing-masing pos nantinya akan di tempati oleh anggota TNI, POLRI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan juga Tim Medis dari Dinas Kesehatan,” katanya.

(Editor : Gunz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here