JURNALSUMA.COM. – Hari keenam pelaksanaan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di Kabupaten Sumedang masih ditemukan banyak pelanggaran. Pelanggaran paling banyak dilakukan oleh pengendara sepeda motor.

Salah seorang petugas di chek point perbatasan Sumedang-Majalengka, tepatnya di Tolengas Kecamatan Tomo, A.D Hudaryat mengatakan, pihaknya banyak menemukan pelanggaran pada pengguna kendaraan roda dua, seperti tidak menggunakan masker, berboncengan beda alamat rumah, dan tidak memakai sarung tangan.

“Paling banyak pelanggaran yang tidak menggunakan masker, dan tidak pakai sarung tangan,” katanya, Senin (27/4/2020).

Masyarakat yang kedapatan melanggar, lanjut dia, diberi tindakan tegas.
“Yang naik mobil melanggar peraturan juga ada beberapa. Kami lakukan tindakan dengan memutar balik para pelanggar tersebut, tidak boleh masuk Sumedang,” tuturnya.

Dikatakan, petugas chek point juga tidak membolehkan kendaraan dari luar Sumedang, memasuki wilayah Sumedang.
“Kendaraan yang nomor polisinya bukan ‘Z’, kalau keperluannya tidak mendesak kami putar balik,” ujarnya.

(Editor : Gunz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here